Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kodam XIX Tuanku Tambusai Tambah Personel Pengamanan di TN Tesso Nilo

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 13:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kodam XIX Tuanku Tambusai Tambah Personel Pengamanan di TN Tesso Nilo Doc: ANTARA
Ket. Kapendam XIX Tuanku Tambusai, Letkol MF Rangkuti saat diwawancarai terkait penambah personel di TNTN.

PEKANBARU – Komando Daerah Militer XIX Tuanku Tambusai menambah personel pengamanan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau terkait protes masyarakat terhadap Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan.

Kepala Penerangan Kodam XIX Tuanku Tambusai, Letkol MF Rangkuti mengatakan sebelumnya dua pos Satgas PKH diduduki masyarakat yang protes. Pos yang sempat ditinggalkan oleh prajurit karena mengalah kini telah diduduki kembali oleh aparat keamanan.

"Peningkatan personel ini menunjukkan komitmen Kodam untuk melanjutkan pengamanan kawasan, meskipun menghadapi tantangan dan konflik terbuka dari masyarakat," katanya di Pekanbaru, Kamis (27/11).

Sebelumnya, sebuah insiden ketegangan terjadi dengan sekelompok warga merusak plang nama Taman Nasional, Selasa (25/11). Bahkan warga mengusir prajurit TNI yang bertugas mengamankan hutan konservasi yang telah berubah menjadi ladang perkebunan kelapa sawit.

Aksi massa ini dilaporkan terjadi menyusul kegagalan dialog antara perwakilan demonstran dengan para pemangku kepentingan yang diadakan di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau beberapa waktu sebelumnya.

Rombongan massa tiba di Pos 10 sekitar pukul 23.00 WIB malam hari, langsung menuntut agar pasukan TNI yang bertugas di sana segera meninggalkan pos. Setelah berhasil meminta pasukan mundur dari Pos 10.

Menanggapi situasi yang sangat tegang, aparat keamanan di TNTN memilih untuk mundur dan tidak melakukan pencegahan terhadap aksi perusakan tersebut. Rangkuti menegaskan bahwa tindakan mundur ini merupakan sebuah strategi untuk meredakan ketegangan.

"Prajurit mundur untuk menghindari bentrokan fisik yang dikhawatirkan akan terjadi mengingat kondisi emosi warga yang sudah memuncak," jelas Rangkuti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.