Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KLH: Pengelolaan Sampah di Jakut Akan Ditiru untuk Daerah Lain di Indonesia

📅 Minggu, 29 Jun 2025, 15:03 WIB | Oleh:
KLH: Pengelolaan Sampah di Jakut Akan Ditiru untuk Daerah Lain di Indonesia Doc: antara foto
Ket. Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Minggu (29/6).

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendorong replikasi model pengelolaan sampah yang berhasil di Jakarta Utara untuk diterapkan di wilayah lain Jakarta serta kabupaten/kota lain di Indonesia.

“Kita harus bekerja keras bersama-sama mengatasi persoalan sampah ini. Semoga semua bisa maksimal, dan terkhusus untuk Jakarta Utara saya harap bulan Juli ini sudah selesai pilah-pilih sampahnya,” kata Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Minggu (29/6).

Hal itu disampaikan oleh Menteri Hanif usai meninjau langsung RW 05 Sunter Agung, Jakarta Utara, yang kini menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat pada Sabtu lalu (28/6).

Di wilayah tersebut, kolaborasi aktif warga, teknologi tepat guna, dan program insentif sosial, lokasi ini berhasil memilah 93,5 persen sampah rumah tangga,sebuah pencapaian yang siap direplikasi secara nasional oleh KLH/BPLH.

RW 05 Sunter Agung mencatat keterlibatan aktif sebanyak 970 dari total 1.037 rumah tangga dalam pemilahan sampah domestik. Model pengelolaan di kawasan itu memadukan edukasi lingkungan secara rutin, sistem pengolahan organik, penerapan teknologi skala rumah tangga dan komunitas, serta skema insentif sosial yang mendorong partisipasi warga.

“Inisiatif ini tidak hanya fokus pada pengurangan volume sampah yang dibuang ke TPA, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga secara simultan,” jelasnya.

Sebagai bentuk konkret komitmen pemerintah, KLH/BPLH akan mendorong replikasi model RW 05 ke wilayah lain di Jakarta dan kabupaten/kota di Indonesia. Dukungan teknis akan diberikan dalam bentuk regulasi, pelatihan, penyediaan peralatan, serta kolaborasi lintas sektor.

Dia menyoroti sejumlah program di lingkungan tersebut yang bisa direplikasi termasuk Green House Sunter Muara yang digunakan untuk pertanian kota (urban farming) dan menggunakan kompos organik, Bank Sampah Sunter Muara, teknologi biopond maggot dan central maggot, serta penataan sanitasi lingkungan.

Keberhasilan di RW 05 tidak lepas dari pendekatan partisipatif yang konsisten. Program edukasi lingkungan dilakukan melalui KUPILAH atau Kurangi, Pilah, dan Olah Sampah yang digalakkan oleh kader lingkungan secara rutin.

Dia menilai bahwa dampak dari berbagai inovasi itu tidak hanya terlihat pada penurunan volume sampah yang dibuang ke TPA, tetapi juga pada meningkatnya pendapatan warga, penguatan ketahanan pangan keluarga, serta tumbuhnya budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan perkotaan.

Inisiatif itu juga mendukung target nasional pengurangan sampah sebesar 52,21 persen pada 2025 dan pengelolaan 100 persen sampah pada tahun 2029, sebagaimana tercantum dalam Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) Pengelolaan Sampah.

Selain itu, pengelolaan sampah juga menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam pengurangan emisi karbon dan pencapaian target net zero emission.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.