Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cara Pasar Jaya Kelola Sampah Pasar Kramat Jati Agar Tidak Menumpuk

📅 Minggu, 29 Mar 2026, 10:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cara Pasar Jaya Kelola Sampah Pasar Kramat Jati Agar Tidak Menumpuk Doc: Pemkot Jaktim
Ket. Petugas mengangkut 25 ton sampah sisa banjir di Kramat Jati, Jumat (27/3/2026).

JAKARTA - Perumda Pasar Jaya melakukan sejumlah upaya untuk memastikan alur pembuangan sampah tetap terkendali sekaligus mencegah penumpukan berulang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, salah satunya menertibkan dan menyaring (screening) sampah.

Sebelumnya diketahui volume sampah di kawasan itu diperkirakan mencapai sekitar 6.970 ton atau setara dengan kurang lebih 410 truk tronton, dipicu kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkutan sejak 9 Maret 2026.

Manager Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, dalam keterangan di Jakarta, Minggu (29/3), mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta untuk pengangkutan.

“Kami terus berkoordinasi intensif dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh tumpukan sampah dapat segera terangkut sepenuhnya,” kata dia.

Dalam dua hari terakhir, sebanyak 33 truk tronton telah dikerahkan, terdiri atas 20 armada pada hari sebelumnya dan 13 armada pada Sabtu (29/3). Pembersihan intensif akan terus dilakukan hingga kondisi pasar kembali normal.

Lalu, untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah, dalam jangka pendek, Perumda Pasar Jaya memproses pengadaan lima unit truk sampah mandiri berkapasitas 16 meter kubik per unit.

Armada ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir April 2026 guna memperkuat kemampuan pengangkutan internal.

Selain itu, kerja sama dengan pihak ketiga juga akan dioptimalkan untuk mempercepat distribusi dan pengangkutan sampah.

Sementara dalam jangka panjang, Perumda Pasar Jaya mendorong penerapan teknologi pengolahan sampah berkelanjutan.

Uji coba teknologi thermal hydrolysis serta sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero) tengah disiapkan sebagai solusi inovatif untuk mengolah sampah langsung dari sumbernya.

"Langkah-langkah ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan yang ada, tetapi juga membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik," kata Topik.

Like, Share, Comment:

Komentar (2)

ArthurPope tuhg
ArthurPope tuhg
29 Mar 2026, 11:04 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
ArthurPope tuhg
ArthurPope tuhg
29 Mar 2026, 11:04 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Padamkan Kebakaran TPA Jati...
Presiden dan Wapres Tiba di Lokasi Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Presiden dan Wapres Tiba di Lokasi Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

01 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.