Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Khofifah Usulkan Sekolah Rakyat Diluncurkan Presiden di Ponorogo

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Khofifah Usulkan Sekolah Rakyat Diluncurkan Presiden di Ponorogo Doc: Antara
Ket. Gubernur Jatim Khofifah bersama jajaran Perguruan Tinggi PGRI se-Indonesia, dan Wali Kota Madiun Maidi dalam kegiatan Gala Dinner PORSENASMA V Perguruan Tinggi PGRI se-Indonesia Tahun 2025 di Gedung Bakorwil Madiun, Senin (4/8).

Madiun - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengusulkan agar peluncuran Program Sekolah Rakyat (SR) secara resmi oleh Presiden RI Prabowo Subianto dapat dilakukan di Kabupaten Ponorogo.

"Mudah-mudahan awal September 2025, Pak Presiden sesuai rencana yang kami dengar akan meluncurkan Program SR dari Jawa Timur. Saya mengusulkan, mudah-mudahan Beliau berkenan, agar pelaksanaannya dilakukan di Ponorogo," ujar Gubernur Khofifah saat menghadiri kegiatan Gala Dinner Pekan Olahraga dan Seni Mahasiswa (PORSENASMA) V Perguruan Tinggi PGRI se-Indonesia Tahun 2025 di Gedung Bakorwil Madiun, Jawa Timur, Senin (3/8) malam.

Menurut dia, Kabupaten Ponorogo dipilih karena keberadaan Sekolah Rakyat di daerah tersebut merupakan SR terintegrasi terbaik.

"Sekolah Rakyat di Ponorogo ini tergolong terintegrasi terbaik. Hal itu karena memiliki tiga jenjang sekaligus mulai dari siswa SD, SMP, hingga SMA, lengkap," katanya.

Selain jenjang SD hingga SMA, bangunan SR di Kabupaten Ponorogo juga bagus dengan cukup luas, yakni mencapai 4,5 hektare.

Adapun bangunan SR di Kabupaten Ponorogo memanfaatkan gedung yang sebelumnya telah disiapkan oleh pemda setempat untuk sentra UMKM, lalu kemudian untuk penanganan COVID-19, lalu ke Program SR.

"Usulan saya peluncuran SR dilakukan di Ponorogo tersebut juga agar kita memiliki gambaran jelas bagaimana pemerintah memuliakan keluarga desil I dan II. Desil I itu merupakan 10 persen warga Indonesia yang termiskin dan Desil II merupakan 20 persen warga yang berstatus sosial ekonomi terendah," katanya.

Sesuai data Kementerian Sosial, jumlah Sekolah Rakyat yang aktif ditargetkan mencapai 100 unit pada pertengahan Agustus dan 159 unit Sekolah Rakyat hingga akhir 2025.

"Program ini luar biasa, karena pemerintah memuliakan warga yang merupakan termiskin di Indonesia dan yang memuliakan itu Pak Presiden karena programnya beliau," katanya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Gubernur Khofifah juga mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan PORSENASMA V Perguruan Tinggi PGRI se-Indonesia Tahun 2025 yang digelar di Madiun. Hal itu merupakan suatu kehormatan karena bisa digelar di Jawa Timur.

"Selain itu, kegiatan tersebut juga mendorong konektivitas yang bisa dibangun dan ditumbuhkembangkan. Jadi, artinya semakin sering kita melakukan kegiatan lintas provinsi, lintas daerah seperti komunitas PGRI kali ini, maka saya rasa akan menjadi referensi besar bagi kita semua untuk menghargai keberadaan para guru," katanya.

Gala Dinner PORSENASMA V Perguruan Tinggi PGRI se-Indonesia Tahun 2025 dihadiri oleh Gubernur Khofifah, Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wali Kota Madiun Maidi, dan tamu undangan lain dari jajaran Perguruan Tinggi PGRI se-Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.