Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Khofifah dan Ahmad Luthfi Sepakati 11 Kerja Sama Strategis Dorong Pertumbuhan dan Maksimalkan Potensi Jatim dan Jateng

📅 Sabtu, 25 Okt 2025, 16:03 WIB | Oleh:
Khofifah dan Ahmad Luthfi Sepakati 11 Kerja Sama Strategis Dorong Pertumbuhan dan Maksimalkan Potensi Jatim dan Jateng Doc: Istimewa
Ket. Menurut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kerja sama ini menjadi penting karena banyak sektor unggulan di kedua provinsi yang saling melengkapi.

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menandatangani 11 naskah perjanjian kerja sama lintas sektor sebagai langkah strategis memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Penandatanganan kerja sama dilakukan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (24/10) malam, disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Kerja sama ini mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan, industri, ketahanan pangan, pertanian, peternakan, ketenagakerjaan, hingga pengembangan BUMD dan UMKM.

Adapun penandatanganan kerja sama dilakukan antara Dinas Ketahanan Pangan Prov. Jateng dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Jatim, Diskop dan UKM Jateng dengan Diskop dan UKM Jatim, Dinas Pertanian dan Perkebunan  Jateng dengan Distan dan KP mJatim, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan  Jateng dengan Disnak Jatim, Disperindag Jatim dengan Disperindag Jateng, Disnakertrans Jatim dengan Disperindag Jateng.

Kemudian penandatanganan kerjasama antara PT. Jateng Petro Energi (Perseroda) dengan PT Petrogas Jatim Utama, PT. Jateng Agro Berdikari (Perseroda) dengan PT. Jatim Grha Utama (Perseroda), PT. Jateng Agro Berdikari (Perseroda) dengan dengan PT. Karet Ngagel Surabaya Wira Jatim, KADIN Jateng dengan KADIN Jatim, serta Hipmi Jateng dengan Hipmi Jatim.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi antara kedua provinsi. Hal ini penting memperkuat kolaborasi lintas wilayah untuk menciptakan konektivitas ekonomi yang lebih luas.

Dia menambahkan, kerja sama ini menjadi penting karena banyak sektor unggulan di kedua provinsi yang saling melengkapi. Untuk itu, Gubernur Khofifah optimistis kerjasama ini dapat memaksimalkan potensi besar di kedua daerah yang dibutuhkan oleh yang lainnya. 

"Apa yang sudah disepakati ini perlu disegerakan. Seperti kerjasama pengiriman susu dari Jawa Timur yang bisa dibawa ke Jawa Tengah. Ada juga kebutuhan tembakau rajang dari Jawa Timur untuk Jawa Tengah. Tapi ada juga gula merah dan gula kristal yang kita butuh banyak yang ada di Jawa Tengah," ungkap Khofifah.

"Jadi saya rasa konektivitas antara Jawa Timur dan Jawa Tengah ini nyambung banget. Sehingga seluruh elemen-elemen strategis di Jawa Timur dan Jawa Tengah ini tidak hanya bersambung secara institusional, tapi juga bersambung dari sisi kepentingan kemajuan bersama antara Jawa Timur dan Jawa Tengah, termasuk di dalamnya adalah ekonomi," lanjutnya.

Selain kerja sama ekonomi, Gubernur Khofifah juga menyoroti pentingnya kolaborasi di sektor pendidikan sebagai kunci menuju Indonesia Emas 2045.

"Bersama-sama kalau kita ingin tumbuh bersama, bangkit bersama, besar bersama, maju bersama, kita harus menyiapkan SDM kita. Yang kira-kira kalau 2045, mereka itu kita siapkan menjadi pemimpin masa depan dan bibitnya sekarang," jelasnya.

Ia mengungkapkan, Jawa Timur enam tahun berturut-turut menjadi provinsi dengan siswa terbanyak diterima di PTN melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Menurutnya, capaian tersebut adalah hasil dari perencanaan anggaran yang tepat dan program pendidikan yang terukur.

"Kami juga punya 6 SMA Taruna yang lulusannya terbukti unggul dan banyak diterima di PTN, IPDN, Akmil, dan sekolah kedinasan. Jadi kalau misalnya nanti Pak Gub Jateng berkenan, bisa MoU antar Dinas Pendidikan juga. Sehingga kuota 20% untuk SMA ini untuk tetangga yaitu Jawa Tengah. Dengan ini kita maju bersama, tumbuh bersama, berkembang bersama, sukses bersama," pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia menilai kerja sama ini sebagai langkah konkret memperkuat ekonomi daerah dan membangun jaringan industri antardaerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.