Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Wisatawan Hilang di Papuma Jember

28 Rabu, 01 Apr 2026, 16:05 WIB | Oleh:
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Wisatawan Hilang di Papuma Jember Tim SAR Lanjutkan Pencarian Wisatawan Hilang di Papuma Jember Doc: ANTARA/HO-BPBD Jember
Ket. Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban yang hilang tersapu ombak di Pantai Papuma Jember, Selasa (31/3).

Jember, Jawa Timur -- Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian wisatawan asal Cianjur, Jawa Barat yang hilang tergulung ombak pantai selatan di Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma) di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

"Hari ini pencarian dilanjutkan karena hasil operasi SAR gabungan pada Selasa (31/3) atau hari keempat hilangnya korban belum juga ditemukan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo, Rabu.

Korban Mohammad Sheva Yusuf (22) bersama dua temannya berkunjung ke Pantai Papuma pada Sabtu (28/3), dan menuju bibir pantai di tepi tebing bawah Siti Hinggil, serta nekat memasuki zona larangan batas pengunjung.

"Saat itu korban bersama dua rekannya sedang melakukan swafoto, dan tiba-tiba ombak menerjang, sehingga ketiganya tersapu ombak. Dua rekannya berhasil menyelamatkan diri, namun korban tenggelam dan hilang," tuturnya.

Menurutnya, Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian baik penyisiran di darat maupun di perairan pantai selatan, namun hingga hari keempat pencarian korban belum juga ditemukan.

"Ada empat tim SAR Rescue Unit (SRU) yang melakukan pencarian korban hilang tergulung ombak laut selatan. Mereka sudah bekerja maksimal, namun hasilnya pada Selasa (31/3) masih nihil," katanya.

Ia menjelaskan, Tim SRU 1 melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet Basarnas dari tempat kejadian hilangnya korban ke arah timur, kemudian SRU 2 melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet BPBD ke arah barat.

"Kemudian tim SRU 3 melakukan pencarian dengan menggunakan perahu SAR Rimba Laut dari Pantai Payangan hingga Pantai Cangaan, dan SRU 4 melakukan pencarian dengan menggunakan drone milik Senkom hingga pengamatan visual di sekitar lokasi hilangnya korban," ujarnya.

Edy berharap, korban dapat segera ditemukan tim SAR gabungan dalam pencarian hari kelima pada Rabu ini karena area pencarian korban akan semakin diperluas.

"Saya mengimbau kepada semua pengunjung yang menikmati liburan ke pantai selatan harus hati-hati dan mematuhi semua rambu-rambu yang sudah dipasang. Kalau memang zona terlarang bagi wisatawan, sebaiknya tidak nekat masuk ke zona tersebut karena berbahaya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Rentan Terkoreksi - 28 Oktober 2026

47 menit yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Rentan Terkoreksi - ...
Olahraga
Pemain PSG Kvaratskhelia Su...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.