Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Rupiah Keok, Dolar AS Tembus Rp16.829, Cek Penyebabnya di Sini

28 Selasa, 24 Feb 2026, 17:08 WIB | Oleh:
Rupiah Keok, Dolar AS Tembus Rp16.829, Cek Penyebabnya di Sini Rupiah Keok, Dolar AS Tembus Rp16.829, Cek Penyebabnya di Sini Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/1/2026). Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Rabu (21/1) bergerak menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.936 per dolar AS dari hari sebelumnya Rp16.956 per dolar AS.

JAKARTA - Tekanan eksternal yang dipicu oleh ekspektasi suku bunga tinggi di Amerika Serikat kembali menyeret nilai tukar rupiah ke zona merah pada penutupan perdagangan Selasa (24/2).

Mata uang Garuda tercatat melemah 27 poin ke level Rp16.829 per dolar AS, seiring dengan meningkatnya probabilitas The Federal Reserve untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat pada pertemuan Maret mendatang.

Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Taufan Dimas Hareva mengatakan pelemahan rupiah dipicu ekspektasi suku bunga AS bertahan tinggi lebih lama.

Mengutip Xinhua, CME FedWatch Tool melaporkan probabilitas Federal Reserve mempertahankan suku bunga tetap stabil pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) bulan Maret 2026 meningkat jadi 94 persen dari sekitar 80 persen.

“Pelemahan rupiah sebesar 27 poin dari posisi sebelumnya di Rp16.802 mencerminkan tekanan eksternal yang masih dominan di pasar keuangan. Penguatan dolar AS terjadi seiring ekspektasi suku bunga Amerika Serikat yang bertahan tinggi lebih lama,” katanya kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

Selain itu, data ekonomi AS yang relatif solid dan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang tetap atraktif turut mempengaruhi pelemahan kurs rupiah.

Tercatat, indeks dari Dallas Fed Manufacturing AS mencapai angka 0,2 dari sebelumnya -1,2. Selain itu juga data Chicago National yang mencapai 0,18 poin, lebih tinggi dibandingkan sebelumnya yang hanya -0,21.

“Kondisi tersebut mendorong pergeseran arus modal global menuju aset berbasis dolar serta meningkatkan sikap risk aversion terhadap mata uang emerging markets, termasuk rupiah,” ungkap Taufan.

Melihat sentimen domestik, lanjutnya, pasar mencermati konsistensi kebijakan moneter dan langkah stabilisasi nilai tukar oleh otoritas. Kendati fundamental makroekonomi Indonesia seperti pertumbuhan dan inflasi masih terjaga, lanjutnya, dinamika arus modal asing di pasar obligasi dan saham tetap menjadi faktor penentu volatilitas rupiah.

Permintaan valuta asing untuk kebutuhan impor dan pembayaran kewajiban luar negeri juga memberi tekanan jangka pendek.

“Secara keseluruhan, kombinasi sentimen global yang kuat dan faktor domestik yang bersifat teknikal membuat pergerakan rupiah cenderung fluktuatif dalam waktu dekat,” ujar dia.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp16.830 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.818 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Rentan Terkoreksi - 28 Oktober 2026

47 menit yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Rentan Terkoreksi - ...
Olahraga
Pemain PSG Kvaratskhelia Su...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.