Keraton Sumedang Larang Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya Unggul
📅 Minggu, 18 Jan 2026, 12:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Kementerian Kebudayaan
JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengemukakan potensi daerah Sumedang dan Keraton Sumedang Larang menjadi destinasi wisata budaya unggul di wilayah Provinsi Jawa Barat.
"Sumedang sangat berpotensi untuk menjadi pusat kebudayaan Sunda. Nantinya, Sumedang ini jangan jadi tempat persinggahan saja, tapi harus benar-benar menjadi destinasi utama," katanya saat mengunjungi Sumedang pada Sabtu (17/1).
"Bisa jadi destinasi budaya, destinasi sejarah, wisata alam, wisata religi, wisata kuliner dan lainnya. Jika wilayahnya berkembang, tentu ini juga akan bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Sumedang," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian pada Minggu.
Fadli menyampaikan bahwa Keraton Sumedang Larang bisa dikembangkan menjadi episentrum pemajuan budaya Sunda.
"Karena wilayah keraton atau kesultanan adalah salah satu tempat untuk merawat, melindungi, dan memajukan kebudayaan," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Kebudayaan mengemukakan perlunya upaya berkelanjutan untuk menjaga dan memajukan kebudayaan serta menjadikan generasi muda sebagai agen kebudayaan.
"Hal yang kita harapkan adalah keberlanjutan dalam ekosistem budaya, terutama terkait kemajuan budaya Sunda," kata Fadli, yang selama di Sumedang juga meninjau Museum Pusaka, Bale Seni, Gedung Gamelan, dan Gedung Nagara Sumedang.
Sri Radya Keraton Sumedang Larang H.R.I Lukman Soemadisoeria menyatakan siap menjaga aset-aset Keraton Sumedang Larang dan mendukung upaya pemajuan kebudayaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami berharap revitalisasi keraton-keraton Nusantara, terutama Keraton Sumedang Larang, dapat dilakukan secepatnya," katanya.
Keraton Sumedang Larang kini dijadikan Museum Prabu Geusan Ulun, yang antara lain menyimpan Mahkota Binokasih, singgasana raja, senjata pusaka, naskah-naskah kuno, alat musik gamelan, dan kereta kencana kerajaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!