Keperluan Hewan Kurban Naik 10 Persen
📅 Rabu, 15 Mei 2024, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Sulthony Hasanuddin
TANGERANG - Kebutuhan hewan kurban Kabupaten Tangerang diperkirakan naik 10 persen dari tahun lalu. "Proyeksi kebutuhan hewan kurban kemungkinan bisa naik 5 sampai 10 persen," jelas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika, Selasa (14/5).
Kenaikan disebabkan kondisi perekonomian dan kasus kesehatan hewan terus sudah membaik. Selain itu, katanya, tahun ini tak ada lagi pembatasan sehingga diperkirakan bakal ada peningkatan kebutuhan hewan kurban tersebut.
"Jadi, tidak menutup kemungkinan tahun ini naik," tandasnya. Tahun lalu diperlukan 31.828 ekor hewan. Ini terdiri dari sapi siap potong 9.151 ekor, kambing 4.176 ekor, domba 18.442 ekor, dan kerbau 59 ekor. Untuk memastikan hewan kurban layak, Asep bakal mengawasi 664 lokasi penjualan hewan.
Selain itu, pemeriksaan kesehatan hewan juga akan dilakukan berupa pemeriksaan administrasi dan fisik. Petugas, akan mendatangi titik-titik penjualan hewan. "Kami akan menerjunkan 100 petugas pengawasan 664 lokasi penjualan hewan. Sedangkan pemeriksaan hewan mulai 11 hingga 21 Juni," ungkapnya.
Berdasarkan laporan petugas kesehatan hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, saat ini sudah tidak ada kasus ternak mengalami Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Tak ada juga yang terkena antraks. "Demikian pula dengan penyakit PMK serta LSD sudah tidak ada laporan," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, Asep memprediksi sebanyak 31.000 hewan kurban akan masuk Tangerang dari berbagai daerah. Guna memastikan hal tersebut, Asep akan melakukan pemetaan titik lokasi pengiriman hewan kurban. Selama ini hewan yang masuk ke Tangerang kebanyakan dari Jawa Timur, Lampung, dan Bali.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!