Kenali Abses Gigi, Ini Cara Pengobatan yang Tepat dari IDI Kabupaten Jepara
📅 Jumat, 29 Nov 2024, 13:20 WIB | Oleh: Redaktur_iklan
Doc: iStockphoto/FG Trade Latin
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Jepara idikabjepara.org tengah melakukan penelitian lebih lanjut mengenai penyakit abses gigi serta rekomendasi obat untuk penderitanya. Salah satu penyakit yang cukup mengganggu adalah abses gigi.
Abses gigi adalah infeksi bakteri yang menyebabkan terbentuknya kantung nanah di sekitar gigi atau gusi. Abses gigi dapat terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak dan dewasa. Dengan adanya kondisi medis yang terjadi seperti gigi atau gusi terinfeksi bakteri dan membentuk kantung berisi nanah, abses gigi menjadi kondisi darurat yang perlu segera ditangani oleh dokter.
IDI Kabupaten Jepara juga memiliki salah satu program andalan yakni Gerakan Satu Hati, yang fokus pada penanganan stunting di kalangan balita. Program ini melibatkan intervensi gizi dan pendidikan kesehatan untuk anak-anak berusia maksimal 23 bulan yang mengalami stunting. Kegiatan ini berlangsung dari November 2022 hingga Mei 2023, dan setelahnya, pemantauan diserahkan kepada Puskesmas setempat untuk keberlanjutan program.
IDI yang merupakan organisasi sekaligus wadah profesi bagi para dokter di Indonesia didirikan pada tanggal 24 Oktober 1950. IDI Kabupaten Jepara adalah cabang dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang berfungsi sebagai organisasi profesi bagi dokter di wilayah Jepara, Jawa Tengah. IDI Kabupaten Jepara bertugas untuk mengkoordinasikan kegiatan dan program kesehatan di daerah tersebut.
Apa saja penyebab utama terjadinya abses gigi?
Sebaiknya Anda baca juga:
IDI (Ikatan Dokter Indonesia) menjelaskan bahwa penyebab utama terjadinya abses gigi melibatkan infeksi bakteri yang berkembang di rongga mulut. Berikut adalah beberapa faktor penyebabnya meliputi:
1. Terinfeksi bakteri pada gigi
Abses gigi umumnya disebabkan oleh bakteri yang menginvasi jaringan gigi. Bakteri gram negatif seperti Prevotella dan Porphyromonas, serta bakteri gram positif seperti Streptococcus anginosus dan Staphylococcus aureus, sering terlibat dalam infeksi pada abses gigi.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Kerusakan pada gigi
Kerusakan pada permukaan keras gigi, seperti karies yang tidak diobati, dapat menyebabkan rongga yang memungkinkan bakteri masuk ke dalam pulpa gigi, memicu infeksi dan pembentukan abses.
3. Mengonsumsi makanan tinggi gula
Makanan dan minuman yang mengandung gula tinggi dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi dan pembentukan abses, karena gula mendorong pertumbuhan bakteri. Bagi anak-anak dan orang dewasa, penting untuk membatasi konsumsi gula per hari dengan baik.
4. Mulut kering dan gejala penyakit lainnya
Kondisi mulut kering dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan bakteri, sehingga meningkatkan risiko infeksi dan abses gigi. Selain itu, beberapa kondisi kesehatan seperti penyakit autoimun juga dapat meningkatkan risiko komplikasi dari abses gigi, karena melemahkan sistem kekebalan tubuh.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!