Kena OTT KPK, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Dibawa ke Jakarta Pakai Kereta Api
📅 Sabtu, 14 Mar 2026, 08:30 WIB | Oleh: Tim PenulisPURWOKERTO - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, beserta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Cilacap ke Jakarta, Jumat (13/3) malam. Rombongan diberangkatkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan setelah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Bupati Syamsul terpantau keluar dari Gedung Satreskrim Polresta Banyumas sekitar pukul 21.05 WIB dengan pengawalan ketat penyidik KPK. Tanpa memberikan pernyataan kepada awak media, rombongan langsung diarahkan menuju Stasiun Purwokerto.
Mereka bertolak menuju Jakarta menggunakan KA Purwojaya tujuan Stasiun Gambir yang dijadwalkan berangkat pukul 21.37 WIB. Sebelum naik ke gerbong, rombongan sempat menunggu di ruang VIP stasiun dengan penjagaan personel kepolisian dan tim KPK.
Selain Bupati, KPK juga membawa sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Cilacap, di antaranya:Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap, tiga orang Asisten yaitu Bidang Pemerintahan, Perekonomian, dan Administrasi, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa OTT ini berkaitan dengan dugaan penerimaan hadiah terkait proyek-proyek pembangunan di Kabupaten Cilacap. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan sebelum mengumumkannya secara resmi kepada publik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!