Kemitraan Manis ala Sugar Group Companies: Petani Tubaba Bisa Panen Tebu dan Panen Untung Sekaligus!
📅 Jumat, 05 Sep 2025, 11:01 WIB | Oleh: Andriani Nuraini
Doc: SGC
Tulangbawang Barat, Lampung — Menyusul anjloknya harga singkong yang membuat petani Tubaba merugi, Sugar Group Companies (SGC) tampil menunjukkan kepedulian lewat program kemitraan tanam tebu jangka panjang. Tawaran ini diumumkan dalam sosialisasi yang digelar di Politeknik Tunas Garuda, Panaraganjaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah.
Acara yang dipimpin langsung oleh pemilik SGC, Purwanti Lee alias Nyonya Lee, dihadiri oleh Bupati Tubaba Novriwan Jaya, Wakil Bupati Nadirsyah, pejabat daerah, anggota DPRD, serta kepala tiyuh dari tiga kecamatan Tulangbawang Tengah, Tumijajar, dan Tulangbawang Udik.
Perwakilan PT Sweet Indo Lampung (SIL) menerangkan bahwa anjloknya harga singkong sejak 2024 membuat petani butuh alternatif yang stabil. Melalui skema kemitraan, SGC menjanjikan pendampingan lengkap mulai dari penanaman hingga panen, termasuk jaminan pembelian hasil tebu sesuai standar usia panen 11–13 bulan dan kondisi tebu hijau.
“Kami siap mendampingi hingga panen, termasuk memanfaatkan lahan yang belum tergarap,” ucap perwakilan SIL, memberi sinyal perubahan konkret bagi petani.
Nyonya Lee menegaskan bahwa kemitraan ini berjangka waktu 10 tahun, dengan opsi perpanjangan. Tujuannya jelas: memberikan kepastian pasar dan pendapatan, sekaligus mendorong kesejahteraan petani Tubaba.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bupati Novriwan Jaya menyambut langkah ini dengan positif, menilai kemitraan tebu sebagai strategi diversifikasi usaha tani yang bisa memperkuat ekonomi petani terdampak. “Melalui budidaya tebu, semoga petani bisa temukan hasil yang lebih baik,” tuturnya.
Inisiatif ini hadir di tengah tekanan harga singkong yang bukan sekadar sertifikasi lokal gagal stabilisasi melainkan juga akibat struktur pasar oligopoli dan lonjakan impor tapioka senilai ratusan miliar rupiah ke Lampung sepanjang 2024, sebagaimana hasil kajian KPPU.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!