Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siagakan Personel dan Peralatan, BPBD Cilacap Antisipasi Banjir Susulan di Kecamatan Kawunganten

📅 Selasa, 19 Agu 2025, 13:35 WIB | Oleh:
Siagakan Personel dan Peralatan, BPBD Cilacap Antisipasi Banjir Susulan di Kecamatan Kawunganten Doc: antara foto
Ket. Aparat dari BPBD Cilacap tengah memantau air di Sungai Cibereum.

CILACAP - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), menyiagakan personel dan peralatan untuk mengantisipasi banjir susulan di Kecamatan Kawunganten, khususnya Desa Kalijeruk, pascabanjir yang terjadi pada Senin (18/8) malam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cilacap Budi Setyawan mengatakan banjir di Desa Kalijeruk telah surut namun masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat wilayah Kecamatan Kawunganten merupakand daerah cekungan, sehingga rawan terjadi genangan ketika hujan lebat dan aliran sungai meluap.

“Oleh karena itu, kami menyiagakan personel dan sejumlah peralatan seperti perahu karet serta pompa air portabel, juga logistik darurat di wilayah terdampak,” katanya di Cilacap, Selasa (19/8).

Lebih lanjut, dia mengatakan banjir di Desa Kalijeruk terjadi pada hari Senin (18/8), pukul 22.00 WIB, setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat sejak pukul 17.30 WIB.

Menurut dia, banjir di Desa Kalijeruk juga disebabkan oleh luapan Sungai Cibereum dan Sungai Kalijeruk di wilayah Desa Mentasan.

Bahkan, kata dia, banjir juga sempat menggenangi Jalan Raya Kubangkangkung khususnya ruas SPBU Kawunganten- Soto Kubangkangkung dengan tinggi genangan lebih kurang 20 centimeter serta menggenangi 20 rumah warga di sekitarnya.

Selain itu, Jalan Raya Pasar Kawunganten tergenang lebih kurang 10 centimeter, ruas jalan depan SMP Negeri 2 Kawunganten tergenang lebih kurang 20 centimeter, Puskesmas Kawunganten tergenang lebih kurang 30 centimeter, Jalan Kawunganten-Kalijeruk tergenang 10-15 centimeter.

Dan banjir di permukiman Dusun Tegalanyar menggenangi 40 rumah warga dan pekarangan lebih kurang 50 centimeter, Jalan Kalijeruk-Cilemba dengan tinggi genangan air 50 centimeter, serta di permukiman Dusun Tanjungsari, Desa Mentasan, menggenangi 9 rumah warga dan pekarangan dengan ketinggian air lebih kurang 20 centimeter.

"Secara umum, genangan air telah surut sejak tengah malam tadi. Hingga saat ini kami masih mendata dampak kerusakan yang disebabkan oleh banjir, dan kami mengimbau masyarakat untuk tetap siap siaga dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan," kata Budi.

Saat dihubungi dari Cilacap, Kepala Desa Kalijeruk Yanto mengatakan banjir yang terjadi pada Senin (18/8) malam sempat menggenangi lebih kurang 98 rumah warga.

Menurut dia, ketinggian genangan air di rumah-rumah warga bervariasi, bahkan ada yang mencapai sekitar 70 sentimeter.

"Sebagian warga sempat mengungsi ke rumah keluarga terdekat, namun tidak banyak, hanya satu-dua keluarga. Sebagian besar masih bertahan di rumah masing-masing," katanya.

Kendati banjir telah surut, dia mengimbau warga Desa Kalijeruk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan karena kondisi cuaca pada Selasa (19/8) siang tampak mendung dan berpotensi terjadi hujan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.