Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenekraf Nilai Sektor Periklanan Perlu Gandeng Talenta Muda

📅 Jumat, 29 Agu 2025, 19:09 WIB | Oleh:
Kemenekraf Nilai Sektor Periklanan Perlu Gandeng Talenta Muda Doc: ANTARA/Fitra Ashari
Ket. Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif Agustini Rahayu saat ditemui awak media dalam acara Advertising Camp 2025 di Jakarta, Jumat (29/8).

JAKARTA - Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) Agustini Rahayu menilai sektor ekonomi kreatif bidang periklanan perlu menggandeng talenta muda melalui berbagai pembinaan salah satunya dengan pelatihan pemasaran digital.

"Literasi digital mereka (anak muda) luar biasa, kita mencari talenta pekerja di subsektor periklanan yang berkualitas. Nah ini kan harus dimulai dari dini," kata Ayu dalam acara Advertising Camp 2025 di Jakarta, Jumat.

Ayu mengatakan sektor ekonomi kreatif telah menyerap tenaga kerja yang cukup banyak dan menjadi pilihan lapangan kerja bagi generasi muda. Secara umum sektor ekonomi kreatif telah menyerap sebanyak 24,7 juta orang pada 2024 dan didominasi oleh generasi muda.

Ayu mengatakan subsektor periklanan saat ini juga menunjukkan tren penyerapan tenaga kerja yang positif, ditambah dengan kecakapan literasi digital generasi muda yang semakin berkembang.

Industri periklanan dinilai penting karena memiliki peran strategis dalam meningkatkan penghasilan dan daya saing berbagai jenis bisnis. Adanya pelatihan atau pembinaan di bidang periklanan atau pemasaran yang menyasar generasi muda, dapat meningkatkan dan menyegarkan industri periklanan di subsektor ekonomi kreatif ini.

Ia mengatakan adanya teknologi digital yang dekat dengan generasi muda juga akan mempermudah pemasaran produk dan bisa menghasilkan satu kreativitas yang tanpa batas.

Talenta muda yang mengikuti pelatihan seperti Advertising Camp juga diharapkan bisa masuk ke industri periklanan dan menjadi pekerjaan profesional di bidang ini untuk memajukan ekonomi kreatif Indonesia.

"Nanti harapan kita sih bisa segera terserap ke industri," harap Ayu.

Ayu mengatakan Kemenekraf selalu mengedepankan inovasi berbasis teknologi untuk mengembangkan tiap subsektor ekraf seperti film, animasi, video, televisi, radio, fotografi, penerbitan serta periklanan.

Ia juga mengatakan kementerian akan selalu mengedepankan kolaborasi untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif khususnya dalam menjaring SDM berkualitas. Selain itu, ia juga mengapresiasi kecakapan literasi digital anak muda yang diharapkan bisa menjadi penyumbang tenaga kerja baru di industri kreatif.

Advertising Camp 2025 digagas oleh Kementerian Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) untuk menjaring talenta muda sebagai tenaga kerja khususnya bidang pemasaran digital. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

30 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.