Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendikbudristek perkuat karakter Pancasila pada anak lewat dongeng

📅 Selasa, 23 Jul 2024, 16:21 WIB | Oleh:
Kemendikbudristek perkuat karakter Pancasila pada anak lewat dongeng Doc: ANTARA/HO-BKHM Kemendikbudristek
Ket. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), melalui Pusat Prestasi Karakter (Puspeka) memperkuat pendidikan karakter Pancasila pada anak melalui dongeng di Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta pada Selasa (23/7/2024).

Jakarta - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Prestasi Karakter (Puspeka) memperkuat pendidikan karakter Pancasila pada anak melalui dongeng.

Dalam rilis yang disiarkan oleh Kemendikbudristek di Jakarta pada Selasa, Kepala Puspeka Kemendikbudristek Rusprita Putri Utami mengatakan melalui kisah-kisah dongeng yang dibacakan, anak-anak dapat belajar nilai-nilai kebaikan dengan cara yang menyenangkan, memberikan anak wadah untuk imajinasi, dan berkreasi tanpa terbatas.

"Melalui kegiatan dongeng inikami berharap dapat menginspirasi dan memotivasi peserta didik, pendidik, dan orang tua, agar menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Profil Pelajar Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," ujar Rusprita.

Ia menyebutkan pada tahun 2045 Indonesia akan mendapatkan bonus demografi, dimana pada tahun tersebut Indonesia tepat berusia 100 tahun setelah kemerdekaan. Bertepatan satu abad kemerdekaan Indonesia tersebut, lanjutnya, mereka yang hari ini berada pada usia PAUD dan SD akan memasuki usia produktif yang akan menentukan nasib Bangsa Indonesia pada masa mendatang.

"Berkenaan dengan hal tersebutPuspeka terus berkomitmen dalam menyebarluaskan penguatan karakter yang terkandung dalam nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, salah satunya melalui dongeng, karena dongeng merupakan salah satu media yang paling efektif dalam menyebarkan nilai-nilai penguatan karakter bagi anak," ucapnya.

Ia menegaskan kegiatan dongeng tersebut menjadi kesempatan berharga bagi semua pihak untuk turut serta melakukan upaya perwujudan Indonesia Emas 2045 yang membutuhkan generasi muda Indonesia yang berkualitas.

Guna ikut mewujudkan hal tersebut, Rusprita pun mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momen peringatan Hari Anak Nasional (HAN) menjadi rumah dan lingkungan yang ramah anak.

"Mari kita jadikan rumah dan lingkungan kita menjadi ramah anak, agar mereka nyaman dan aman dalam tumbuh kembangnya," kata Rusprita.

Sebagai informasi, spesial dongeng profil Pelajar Pancasila yang bertema Pancasila di Hati Anak Indonesia diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli di Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta.

Dongeng Profil Pelajar Pancasila turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perpustakaan Nasional, Ketua Umum Forum Pendongeng Nasional, Ketua Forum Anak Nasional, Forum Pendongeng Nasional, dan peserta dongeng.

Peserta dongeng terdiri dari peserta didik, guru pendamping, dan komite sekolah/orang tua siswa dari wilayah DKI Jakarta jenjang PAUD (kelompok usia 5 - 6 tahun) dan SD kelas 1 sampai 6 berjumlah 232 orang. Kegiatan itu juga turut dimeriahkan dengan parade dongeng dari Forum Pendongeng Nasional dan peluncuran buku yang berjudul Sehari Satu Dongeng, 30 Kumpulan Dongeng PPP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.