Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenag: Bipih Embarkasi Lombok Musim Haji 2026 Masih Tunggu Penetapan

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 10:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenag: Bipih Embarkasi Lombok Musim Haji 2026 Masih Tunggu Penetapan Doc: ANTARA
Ket. Arsip: pemberangkatan jamaah haji asal Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, tahun 2025.

MATARAM – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menyebutkan besaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) calon jamaah haji reguler yang akan berangkat dari Embarkasi Lombok musim haji 2026 masih menunggu penetapan.

Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Mataram H Kasmi di Mataram, Rabu (29/10), mengatakan meskipun pemerintah telah menetapkan besaran Bipih 2026 Rp55,4 juta, namun itu masih Bipih secara nasional.

"Sementara besaran Bipih masing-masing embarkasi termasuk Embarkasi Lombok belum ditetapkan," katanya.

Terkait dengan itu, pihaknya saat ini menunggu Surat Keputusan (SK) remi besaran Bipih yang harus dibayarkan calon jamaah haji dari Kementerian Haji dan Umrah.

Biasanya, lanjut Kasmi, besaran Bipih yang dibayarkan jamaah di masing-masing embarkasi bertambah sekitar Rp1 juta dari Bipih yang ditetapkan secara nasional karena adanya biaya transportasi dan akomodasi di daerah.

Seperti penetapan Bipih untuk jamaah musim haji 2025 untuk Embarkasi Lombok ditetapkan Rp56.764.801, sudah mengalami kenaikan sekitar Rp1 juta dari Bipih yang ditetapkan secara nasional.

"Jadi kemungkinan besaran Bipih musim haji 2026 untuk Embarkasi Lombok juga akan naik sekitar Rp1 juta dari yang ditetapkan secara nasional sebesar Rp55,4 juta," katanya.

Namun demikian, lanjutnya, untuk kepastian besaran Bipih Embarkasi Lombok harus menunggu SK penetapan dari Kementerian Haji dan Umrah yang ditargetkan keluar pada awal November 2025.

"Pada tanggal 15 November 2025, pemerintah sudah mulai membuka pelunasan Bipih tahap pertama," katanya.

Kasmi menambahkan dalam pelunasan Bipih calon jamaah haji tinggal melakukan pelunasan dari selisih pembayaran setoran awal sebesar Rp25 juta.

"Artinya, besaran pelunasan Bipih tinggal dikurangi dengan setoran awal," katanya.

Sementara menyinggung tentang kuota calon haji 2026, Kasmi menyebutkan kuota untuk calon haji asal Kota Mataram saat ini masih diberikan 80 persen yakni sebanyak 590 orang.

Kuota itu belum termasuk kuota tambahan yang akan diberikan pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi NTB yang informasinya mendapat tambahan sebanyak 1.299 calon haji.

"Meskipun sudah ada tambahan 1.229, tapi kuota itu akan dibagi lagi dengan kabupaten/kota lain di NTB. Kami tinggal menunggu berapa tambahan untuk Kota Mataram," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.