Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebiasaan-kebiasaan yang Bisa Buat Usus Lebih Cepat Menua

📅 Senin, 09 Jun 2025, 22:22 WIB | Oleh:
Kebiasaan-kebiasaan yang Bisa Buat Usus Lebih Cepat Menua Doc: ANTARA FOTO/Xinhua
Ket. Pameran buah-buahan dan sayuran di Algiers, ibu kota Aljazair, pada 3 Oktober 2024. Mengonsumsi banyak buah dan sayur baik untuk kesehatan usus.

JAKARTA - Kesehatan saluran pencernaan berperan penting dalam proses penuaan yang sehat, tetapi kebiasaan sehari-hari bisa membebani usus dan membuatnya lebih cepat menua.

Publikasi Eatingwell pada Jumat (6/6) menghimpun penjelasan para ahli mengenai kebiasaan-kebiasaan yang bisa menyebabkan usus lebih cepat menua sebagai berikut.

1. Mengonsumsi makanan yang sama sepanjang waktu

Memiliki mikrobioma usus yang beragam, yang menawarkan beragam manfaat, sangat penting untuk menjaga kesehatan usus. Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan mengonsumsi beragam makanan, utamanya yang berasal dari tumbuhan, dengan proses pengolahan minimal. Nutrisionis Amanda Sauceda MS, RD menekankan pentingnya mengonsumsi beragam makanan berserat untuk kesehatan usus.

2. Lebih suka ngemil dibandingkan makan

Nutrisionis ahli kesehatan usus pendiri Oswald Digestive Clinic Marcie Vaske mengatakan bahwa sering ngemil dan makan saat larut malam dalam membuat usus menua. Ia menekankan bahwa usus kita butuh waktu istirahat untuk membersihkan dan memperbaiki dirinya sendiri.

Siklus penuh pembersihan usus yang disebut migrating motor complex atau MMC membutuhkan waktu empat sampai lima jam. Sering ngemil atau mengonsumsi minuman manis sepanjang hari mematikan MMC, membuatnya tidak mendapat kesempatan untuk membersihkan usus secara efektif.

3. Stres kronis

Stres dapat mempengaruhi motilitas dan hipersensitivitas usus, mengganggu fungsi penghalang epitel usus dan memicu respons imun usus, serta memicu perubahan mikrobioma usus dan menyebabkan disbiosis. Semua perubahan ini dapat meningkatkan risiko dan tingkat keparahan gangguan sistem pencernaan fungsional dan inflamasi yang pada gilirannya membuat usus menua menurut Asma Khapra, seorang ahli gastroenterologi bersertifikat.

Namun demikian, stres tidak selalu dapat dihindari. Jadi, penting untuk mengendalikan stres demi kesehatan jangka panjang.

4. Tak cukup mengonsumsi serat

Sauceda mengemukakan pentingnya mengonsumsi cukup serat untuk menjaga kesehatan usus, karena usus membutuhkan serat makanan untuk bekerja dengan baik. "Tanpa serat yang cukup, bakteri usus yang baik tidak memiliki bahan bakar yang mereka butuhkan untuk berkembang, dan lapisan lendir pelindung di usus Anda dapat mulai rusak. Hal itu membuat sistem pencernaan Anda lebih rentan terhadap peradangan, iritasi, dan penurunan dini," kata spesialis kesehatan pencernaan Alyssa Simpson RDN, CGN, CLT.

5. Mengabaikan masalah usus

Masalah perut berkelanjutan dapat membuat usus menua jika diabaikan. Gejala seperti kembung, refluks lambung, diare, dan sembelit dapat menandakan masalah yang lebih besar seperti disbiosis, kebocoran usus, atau kekurangan enzim yang seiring waktu dapat memburuk dan membuat usus menua menurut Vaske.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.