Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rupiah Masih Dibayangi Tekanan

📅 Senin, 03 Jun 2024, 07:52 WIB | Oleh:
Rupiah Masih Dibayangi Tekanan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Rupiah diperkirakan masih tertekan seiring tekanan di pasar keuangan Indonesia yang terus berlanjut imbas dari gejolak ekonomi global. Penguatan rupiah akhir pekan lalu diprediksi hanya bersifat terbatas sehingga peluang melemah terbuka ke depan.

Ekonom Bank CIMB Niaga, Mika Martumpal melihat aktivitas ekonomi di Amerika Serikat (AS) saat ini tak sekuat tahun sebelumnya. Indikasinya, inflasi konsumen dan tingkat penjualan eceran di Negeri Paman Sam berada di tren menurun.

Meski demikian, lanjutnya, bank sentral setempat atau the Fed mengisyaratkan belum akan menurunkan suku bunga acuan (FFR), mengingat inflasi belum di kisaran target bank sentral, yakni dua persen. Menurutnya, the Fed masih berekspektasi FFR tinggi diperlukan untuk menekan inflasi.

Kondisi tersebut bisa mendorong penguatan aset lindung nilai atau safe haven dollar AS. Imbasnya, investor kembali melepas aset berisiko sehingga dapat memicu pelemahan rupiah. "

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Jumat (31/5), ditutup menguat 12 poin atau 0,07 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.253 rupiah per dollar AS. Pelemahan terjadi di tengah menurunnya produk domestik bruto (PDB) AS.

"Produk Domestik Bruto perekonomian AS tumbuh sebesar 1,3 persen secara tahunan pada kuartal I-2024," kata analis Finex, Brahmantya Himayan di Jakarta, Jumat pekan lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Nelayan Sambut Gembira Harg...
Luar Negeri
Donald Trump Ancam Perluas ...
BMKG: Gempa Bumi Magnitudo 6,2 Guncang Kepulauan Sangihe

BMKG: Gempa Bumi Magnitudo 6,2 Guncang Kepulauan Sangihe

15 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.