Kapolda Jatim Ajak Rayakan Tahun Baru 2026 Secara Sederhana, Serukan Empati untuk Korban Bencana di Sumatra
📅 Rabu, 31 Des 2025, 13:32 WIB | Oleh: Muhammad Daniel Ramadhan
Doc: Kompas
JAKARTA - Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto mengimbau masyarakat agar merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan sederhana, tertib, dan penuh empati. Ia menekankan pentingnya menghormati duka mendalam yang tengah dirasakan warga di sejumlah wilayah Sumatra akibat bencana alam yang menelan banyak korban jiwa.
Menurut Nanang, perayaan Tahun Baru tetap bisa dilakukan, namun tidak secara berlebihan. Sikap proporsional dinilai penting sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara sebangsa yang sedang menghadapi masa sulit.
“Kita harus prihatin dan ingat saudara-saudara kita di Sumatra, mulai dari Aceh, Sumatra Utara, hingga Sumatra Barat, yang baru mengalami musibah. Sampai saat ini masih banyak korban yang belum ditemukan,” ujar Nanang di Kota Malang, Selasa (30/12).
Ia mengungkapkan, bencana tersebut telah menyebabkan ribuan orang meninggal dunia. Hingga kini, tim gabungan masih terus melakukan pencarian korban yang belum ditemukan sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak.
Nanang pun mengajak masyarakat untuk mendoakan para korban serta keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dan kekuatan. Ia berharap seluruh proses pencarian dapat berjalan lancar, apa pun kondisi yang nantinya ditemukan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kita imbau masyarakat mendoakan supaya saudara-saudara kita di Sumatra dikuatkan. Semoga yang belum ketemu bisa ditemukan dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” jelasnya.
Selain menyoroti aspek empati, Kapolda Jawa Timur juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama. Menurutnya, perayaan malam tahun baru akan berlangsung bersamaan dengan berbagai kegiatan ibadah, baik di rumah ibadah maupun di ruang publik.
“Kita harus saling menghargai dan memberikan toleransi terhadap kegiatan masing-masing,” kata Nanang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan aspek keselamatan, khususnya bagi masyarakat yang melakukan perjalanan saat malam pergantian tahun. Nanang mengimbau pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas dan tidak memaksakan diri saat berkendara.
Ia menyarankan pemanfaatan rest area dan fasilitas umum lainnya demi menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Keselamatan keluarga, menurutnya, harus menjadi prioritas utama.
“Paling tidak mampir di rest area, pergunakan fasilitas tersebut dengan baik. Kita harus mementingkan keselamatan, pastikan keluarga selamat dari berangkat hingga kembali ke rumah,” tuturnya.
Nanang berharap, rangkaian perayaan Tahun Baru 2026 di Jawa Timur dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Ia menegaskan bahwa suasana pergantian tahun seharusnya tidak hanya diisi dengan perayaan, tetapi juga refleksi, kepedulian sosial, dan semangat kemanusiaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!