KAI Daop 1 Jakarta Genjot Layanan Angkutan Barang, Dukung Transportasi Berkelanjutan dan Pengurangan Kemacetan
📅 Selasa, 20 Mei 2025, 17:00 WIB | Oleh: Henri pelupessy
Doc: koran jakarta/dok
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan layanan angkutan barang lintas Jawa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong moda transportasi massal yang efisien, ramah lingkungan, dan berkontribusi langsung terhadap pengurangan kemacetan serta risiko kecelakaan di jalan raya.
Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan optimalisasi layanan angkutan barang menjadi bagian penting dari transformasi KAI dalam mendukung sistem logistik nasional yang andal dan berkelanjutan.
“Melalui Gapeka 2025, kami menjadwalkan 20 perjalanan kereta api barang secara rutin untuk mendukung pergerakan logistik di Pulau Jawa. Moda kereta api terbukti lebih rendah emisi dan lebih aman dibandingkan angkutan darat berbasis truk,” ungkap Ixfan.
Dalam operasionalnya, layanan angkutan barang KAI Daop 1 Jakarta mencakup sejumlah jalur strategis dan jenis angkutan, antara lain untuk angkutan Peti Kemas
Sungai Lagowa / Tanjung Priok – Ronggowarsito / Semarang Tawang – Kalimas, Sungai Lagowa – Kalimas, Sungai Lagowa – Klari – Kalimas, Klari – Kalimas, Sungai Lagowa – Cikarang – Kalimas, Pasoso – Kalimas, Jakarta Gudang – Beteng dan Jakarta Gudang – Kalimas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk angkutan Retail (ONS) yakni ONS Utara: Jakarta Gudang – Cirebon – Semarang – Surabaya Pasar Turi dan ONS Tengah: Jakarta Gudang – Cirebon – Purwokerto – Yogyakarta – Madiun – Malang.
Sedangkan untuk angkutan Barang Hantaran Penumpang (BHP) yakni KA Blambangan Ekspres: Pasar Senen – Ketapang, KA Serayu: Pasar Senen – Purwokerto dan KA Brantas: Pasar Senen – Blitar.
Dari sisi infrastruktur, Daop 1 Jakarta memiliki kapasitas sarana yang mumpuni untuk mendukung layanan angkutan barang berskala besar. Saat ini tersedia yakni 55 unit kereta bagasi/kargo dengan kapasitas angkut hingga 20 ton per unit dan 648 unit Gerbong Datar (GD) dengan kapasitas masing-masing 40 ton.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ini menjadi keunggulan strategis kami dalam menciptakan efisiensi distribusi logistik sekaligus berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon. Kami ingin menjadi bagian dari solusi transportasi berkelanjutan sebagaimana yang dicanangkan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” jelas Ixfan.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran KAI sebagai mitra terpercaya bagi pelaku usaha dan industri dalam memastikan distribusi barang yang cepat, aman, dan tepat waktu.
“Semakin banyak pengusaha beralih ke kereta api untuk pengangkutan barang, maka akan semakin signifikan pula penurunan beban lalu lintas jalan raya, termasuk pengurangan risiko kecelakaan dan polusi udara,” tambahnya.
PT KAI Daop 1 Jakarta juga membuka ruang seluas-luasnya untuk kerja sama dengan pelaku logistik, pelaku industri, dan pemerintah daerah guna memperkuat jaringan distribusi berbasis kereta api. Strategi ini diyakini mampu memperkuat ketahanan logistik nasional sekaligus menjawab tantangan mobilitas di masa depan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!