Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jepang Protes Intrusi AL Tiongkok

📅 Senin, 02 Sep 2024, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jepang Protes Intrusi AL Tiongkok Doc: AFP/Jiji Press/Japan’s Ministry of Defense
Ket. Masuki Teritori Jepang l ­Sebuah kapal Angkatan Laut Tiongkok terlihat berlayar memasuki perairan teritorial Jepang di dekat Pulau Kuchinoerabu pada Sabtu (31/8), sebelum keluar di sebelah barat daya pulau Yakushima. Intrusi oleh Tiongkok ini merupakan yang kedua dalam sepekan lalu.

TOKYO - Jepang pada Sabtu (31/8) menyuarakan kekhawatiran dan protes yang kuat setelah sebuah kapal Angkatan Laut Tiongkok memasuki perairan teritorialnya, beberapa hari setelah Tokyo menuduh Beijing mengirim pesawat militer ke wilayah udara Jepang.

"Sebuah kapal Angkatan Laut Tiongkok terlihat memasuki perairan teritorial Jepang di dekat pulau selatan Kuchinoerabu sekitar pukul 06.00 pagi Sabtu dan keluar di barat daya pulau Yakushima hampir dua jam kemudian," kata Kementerian Pertahanan Jepang.

Menyusul insiden tersebut, Kementerian Luar Negeri Jepang menyampaikan keprihatinan dan protes keras kepada Kedubes Tiongkok di Tokyo.

Kementerian tersebut mempertimbangkan aktivitas masa lalu kapal-kapal Angkatan Laut Tiongkok dan kapal-kapal lainnya di perairan sekitar Jepang, dan intrusi baru-baru ini ke wilayah udara teritorial Jepang oleh pesawat militer Tiongkok, kata Kementerian Luar Negeri Jepang pada Sabtu malam.

Menurut kantor berita NHK, insiden pada Sabtu menandai insiden yang ke-10 kalinya dalam satu tahun terakhir kapal survei Angkatan Laut Tiongkok berlayar ke atau melalui perairan teritorial Jepang. Jumlah insiden menjadi 13 jika menghitung insiden kapal selam dan kapal pengumpul intelijen lainnya.

Pelanggaran Serius

Pada Senin (26/8) lalu, Jepang mengerahkan jet tempur setelah terjadi intrusi selama dua menit oleh pesawat pengintai Y-9 Tiongkok di lepas pantai Kepulauan Danjo di Laut Tiongkok Timur, yang dikecam Tokyo sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatannya.

Seorang pejabat tinggi Kementerian Pertahanan Jepang memperingatkan bahwa hal ini kemungkinan merupakan bagian dari upaya Beijing untuk mengancam kepentingan Jepang, baik di laut maupun di udara. Pejabat tersebut mengatakan telah terjadi sejumlah penyusupan oleh angkatan laut dan pasukan Penjaga Pantai Tiongkok ke wilayah perairan teritorial Jepang.

Menanggapi kecaman Tokyo, Kementerian Luar Negeri Tiongkok menekankan bahwa negaranya tidak bermaksud mengganggu wilayah udara negara lain. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, bahkan mengatakan kepada wartawan pada Selasa (27/8) lalu bahwa kantor-kantor Tiongkok yang terkait dengan urusan tersebut mengkonfirmasi situasi yang terjadi dan ia pun menekankan bahwa Tiongkok tidak berniat memasuki wilayah udara negara manapun.

Meningkatnya pengaruh ekonomi dan militer Tiongkok di kawasan Asia-Pasifik dan ketegasannya dalam sengketa teritorial seperti yang terbaru dengan Filipina, telah mengguncang Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.

Pekan lalu Kementerian Pertahanan Jepang meminta dana sebesar 8,5 triliun yen (59 miliar dollar AS) untuk tahun fiskal berikutnya yang merupakan permintaan anggaran awal terbesar yang pernah ada sebagai bagian dari rencana pembangunan pertahanan lima tahun senilai 43 triliun yen hingga Maret 2028.

Permintaan tersebut mencakup pendanaan untuk apa yang disebut kemampuan jarak jauh untuk menyerang target jauh dengan misil dan kendaraan tak berawak.

Jumlah tersebut lebih tinggi dari permintaan awal kementerian sebesar 7,7 triliun yen tahun lalu, tetapi lebih kecil dari anggaran aktual sebesar 9,4 triliun yen yang disetujui untuk tahun fiskal saat ini.AFP/NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.