Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jelang Pelantikan, Kepala Daerah Terpilih Jalani Pemeriksaan Kesehatan

📅 Senin, 17 Feb 2025, 02:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Pelantikan, Kepala Daerah Terpilih Jalani Pemeriksaan Kesehatan Doc: ANTARA/Muhammad Iqbal
Ket. formulir tes kesehatan I Gubernur Jawa Tengah terpilih Ahmad Luthfi (kanan) bersama Bupati Pati terpilih Sudewo menunjukan formulir pendaftaran sebelum menjalani tes kesehatan dan pengambilan tanda pangkat di Kantor Kemendagri, Jakarta, Minggu (16/2).

JAKARTA - Kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 melakukan registrasi dan men­jalani pemeriksaan kese­hatan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Minggu (16/2), sebagai bagian dari rangkaian persiapan menjelang hari pelantikan serentak pada Kamis (20/2).

Wakil Menteri Dalam Nege­ri Bima Arya saat ditemui di sela-sela peme­riksaan tersebut menjelaskan total 239 kepala daerah terpilih dari Pulau Sumatera dan Jawa dijadwalkan melakukan cek kesehatan. Ada­pun, pemeriksaan dimaksud terkait hal-hal dasar, se­perti tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.

“Mereka ini di sini hanya cek kesehatan yang mendasar sifatnya karena mereka diminta juga untuk menyampaikan hasil medical check up di daerah masing-masing. Jadi, ini yang mereka bawa kemari. Jadi, medical check up-nya sudah yang lengkap di sana. Kalau di sini yang mendasar saja,” kata Bima.

Pemeriksaan kesehatan dibagi menjadi tiga sesi, yakni pukul 08.00–10.00 WIB, pukul 10.00–12.00 WIB, dan pukul 13.00–15.00 WIB.

Pemeriksaan hari pertama dijadwalkan untuk 239 kepala daerah terpilih dari Pulau Sumatera dan Jawa, sementara 242 kepala daerah terpilih lainnya dari Pulau Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, serta Bali dan Nusa Tenggara dijadwalkan pada Senin (17/2).

“Kita ingin pastikan se­muanya dalam kondisi prima di rangkaian-rangkaian pelantikan kemudian pembekalan,” tutur Bima.

Bima menjelaskan, peme­riksaan kesehatan dilakukan di Kantor Kemendagri, alih-alih rumah sakit, agar lebih praktis karena selain memeriksa kesehatan dasar, kepala daerah terpilih juga diberikan penjelasan tentang rangkaian pelantikan.

Ia pun membantah cek ke­sehatan dilakukan di Kantor Kemendagri karena efisiensi anggaran. “Saya kira enggak ada isu soal anggaran, ya, kepala daerah [sudah] melakukan medical check-up masing-masing. Kemudian, di sini mengisi isian (registrasi), dilakukan observasi oleh tim medis kami. Kemudian, teman-teman kepala daerah diberikan penjelasan tentang rangkaian karena nanti ada arahan di hari Selasa, Rabu juga ada geladi bersih, setelah itu pelantikan,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lokasi dari pukul 08.00 WIB hingga 10.40 WIB, beberapa kepala daerah terpilih yang telah rampung melakukan pemeriksaan ke­sehatan, yaitu gubernur terpilih Sumatera Utara Bobby Nasution, gubernur terpilih Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dan gubernur terpilih Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Ditemui usai peme­riksaan, Bobby me­ngaku memiliki kondisi ke­­sehatan yang fit. Dia juga menyebut telah siap untuk dilantik hingga mengikuti retret di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, mulai Jumat (21/2) mendatang.

Ahmad Luthfi juga menuturkan hal senada. “Asam urat semuanya normal dan kita siap melaksanakan kegiatan selanjutnya, baik itu proses gladi kotor, gladi bersih, pelantikan sampai retret nanti,” ujar Luthfi.

Dedi pun mengaku tidak memiliki per­masalahan dengan kon­disi kesehatannya. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.