Pemkot: Warga Eks Kampung Bayam Sudah Bisa Tempati Hunian Pekerja JIS
📅 Kamis, 31 Jul 2025, 16:05 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Mario Sofia Nasution
Jakarta -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara menyebutkan warga eks Kampung Bayam yang telah menerima kunci Hunian Petugas Pendukung Operasional (HPPO) Jakarta International Stadium (JIS) pada Selasa (29/7) sudah dapat menempati lokasi yang sudah ditentukan.
"Hari ini kami melihat tempat ini sudah dapat ditempati warga yang telah menandatangani dan serah terima kunci," kata Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat usai meninjau HPPO JIS di Jakarta Utara, Kamis.
Ia mengatakan hunian yang akan ditempati eks warga Kampung Bayam memiliki dua kamar, satu kamar mandi, balkon dan masih ada ruang di bagian atas kamar.
"Saya lihat tadi air di hunian ngalir deras. Air itu kunci buat hidup dan sudah ada," kata dia.
Setelah dilakukan peninjauan ke hunian, pihaknya mempersilahkan warga yang sudah mendapatkan kunci untuk masuk dan membawa barangnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihaknya juga menyerahkan bantuan dari Gubernur Pramono Anung kepada warga penghuni HPPO JIS berupa sembako mulai dari beras, minyak, mie instan dan lainnya.
"Ini bantuan yang diberikan bagi warga untuk membantu kehidupan sehari-hari," kata dia.
Direktur Bisnis dan Operasional PT Jakarta Propertindo (Jakpro) I Gede Adi Adnyana mengatakan total ada 138 kamar hunian yang terbagi di sejumlah tower di HPPO JIS.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tiga kamar hunian khusus disabilitas dan sisanya diperuntukkan warga yang telah di SK kan oleh Wali Kota Jakarta Utara," kata dia.
Ia mengatakan pihaknya telah berusaha menjaga unit-unit ini selama dua tahun lamanya. Dan dirinya berharap warga yang menempati bangunan ini tidak merusak.
"Hari ini warga sudah bisa masuk dan tinggal," katanya.
Sementara itu, warga HPPO JIS Sherly mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menjawab aspirasi warga.
"Kami sudah pernah melakukan aksi dan juga mediasi. Ini perjuangan sejak tahun 2022 dan kami mendapatkan kembali tempat tinggal," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!