Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jamuan Kenegaraan di Singapura, Prabowo Buka Suara soal Masa Kecilnya

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 02:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jamuan Kenegaraan di Singapura, Prabowo Buka Suara soal Masa Kecilnya Doc: Antara
Ket. Presiden RI Prabowo Subianto memberikan sambutan saat jamuan santap siang yang diselenggarakan oleh Presiden Republik Singapura Tharman Shanmugaratnam di salah satu hotel di Singapura, Senin (16/6).

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menceritakan masa kecil dan tumbuh besarnya di Singapura saat momen jamuan santap siang yang diselenggarakan oleh Presiden Republik Singapura Tharman Shanmugaratnam di salah satu hotel di Singapura, Senin (16/6).

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat yang diberikan pemerintah dan rakyat Singapura. Kepala Negara pun turut mengenang kedekatannya secara pribadi dengan Singapura yang telah terbentuk sejak masa kecil.

"Seperti yang Anda ketahui, saya bukanlah pendatang baru di Singapura. Sebagai seorang anak muda, saya tumbuh besar di Singapura. Jadi, saya tahu masa-masa awal Singapura. Saya berada di Singapura ketika Singapura masih menjadi koloni Inggris," kata Presiden Prabowo menyampaikan sambutan.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Singapura telah melalui perjalanan panjang dan terus diperkuat oleh semangat kolaborasi.

Presiden menyampaikan keyakinannya bahwa kerja sama erat kedua negara bukan hanya sebuah kebutuhan strategis, melainkan juga cerminan kepentingan nasional yang saling terkait.

"Kita memang memiliki perbedaan latar belakang. Kita memiliki masalah yang harus kita selesaikan. Namun, fakta geopolitik dunia saat ini menegaskan bahwa hanya kolaborasi dan kemitraan yang dapat menguntungkan negara tetangga," kata Prabowo.

Presiden Prabowo menggarisbawahi bahwa ASEAN menjadi bukti nyata dari keberhasilan kawasan dalam menciptakan perdamaian dan kemakmuran selama lebih dari setengah abad.

Terkait dengan hubungan ekonomi, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Singapura berinvestasi di Indonesia, termasuk peningkatan investasi hingga 50 persen dalam dua tahun terakhir.

"Saya rasa ini adalah wujud kepercayaan Indonesia. Dan saya ingin menegaskan kembali nilai dari kemitraan ini," ujarnya.

Dalam kesempatan berbeda pada pertemuan tahunan Leaders’ Retreat bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, Presiden Prabowo menceritakan bahwa dirinya menghabiskan masa kecil sebagai seorang bocah laki-laki di Singapura.

Kepala Negara mengungkapkan kekagumannya terhadap pemimpin-pemimpin yang turut membangun Singapura usai penjajahan Inggris.

"Saya menyaksikan hari-hari awal Singapura dan sejujurnya, saya selalu mengagumi keberhasilan Singapura, terutama keberhasilan para pemimpin awal Singapura, kepemimpinan, kenegarawanannya," kata Presiden Prabowo di hadapan PM Lawrence Wong.

Adapun jamuan kenegaraan ini digelar sebagai bentuk penghormatan atas kunjungan kenegaraan perdana Presiden Prabowo ke Singapura sejak dilantik sebagai Presiden RI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.