Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Investor Rusia Minati Apartemen Bali, Sektor Properti Makin Panas

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 15:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investor Rusia Minati Apartemen Bali, Sektor Properti Makin Panas Doc: ANTARA/ HO-PT Hotel Indonesia Natour
Ket. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali.

JAKARTA – Minat investor dan warga negara Rusia terhadap properti apartemen di Bali menunjukkan kecenderungan yang konsisten, terutama di kawasan dengan infrastruktur pariwisata matang.

Apartemen dinilai menawarkan fleksibilitas tinggi sebagai hunian jangka menengah sekaligus aset investasi berbasis sewa, seiring kuatnya arus wisatawan dan pekerja jarak jauh.

Tren ini turut mencerminkan pergeseran preferensi dari kepemilikan vila ke aset berdenominasi lebih terjangkau, berisiko operasional lebih rendah, serta memiliki potensi imbal hasil yang lebih stabil di tengah dinamika pasar properti Bali.

Perusahaan konsultan properti Colliers Indonesia mengungkapkan investor dan warga negara Rusia meminati properti sektor apartemen di Bali.

"Kalau investor yang membangun sekarang memang banyak dari Rusia. Kita lihat memang kenyataan di lapangan seperti itu," ujar Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto dalam virtual media briefing di Jakarta, Rabu (7/1).

Selain membangun, banyak juga warga negara Rusia yang menyewa apartemen di Bali. Di samping Rusia, warga negara Australia dan Singapura juga banyak menyewa apartemen di Bali.

"Mereka memang sudah banyak di Bali dan juga biasanya karena Singapura dekat, jadi mereka sistemnya bekerja dari jarak jauh (digital nomad) untuk melaksanakan pekerjaan dari Bali," kata Ferry.

Untuk di Bali, apartemen bukan sekedar produk hunian tapi produk lifestyle atau gaya hidup. Karena mayoritas proyek itu memang adanya di kawasan wisata seperti yang paling banyak itu di daerah Canggu, Ubud, dan Nusa Dua. Sehingga yang dijual bukan hanya unit tapi pengalaman mulai dari wellness, kemudian untuk leisure, liburan keluarga sampai konsep menginap lebih lama (long stay) untuk digital nomad.

"Tren yang paling jelas saat ini adalah unit kecil masih jadi pilihan utama terutama di tipe studio dan satu kamar tidur yang mendominasi pasar karena memang paling cocok untuk turis jangka menengah dan investor," katanya.

Di Bali targetnya adalah memang untuk turis. Jadi tidak seperti Jakarta atau Surabaya yang memang targetnya bisa jadi pengguna akhir (end users) yang memang butuh hunian. Kalau di Bali apartemen itu memang ditargetkan untuk tujuan disewakan untuk kegiatan pariwisata.

Unit-unit kecil ini, lanjutnya, memang lebih mudah diserap, harganya lebih ringan sesuai dengan pola hidup penghuni yang lebih banyak beraktivitas di luar unit.

Dari sisi pengembangan, pengembang (developer) sekarang makin jarang membangun apartemen dari nol. Kalau melihat yang banyak terjadi justru re-development atau memanfaatkan bangunan lama di lokasi yang strategis supaya prosesnya lebih cepat dan lebih aman secara regulasi.

Di Bali, apartemen itu memang skemanya lebih ke hak sewa dibandingkan Hak Guna Bangunan (HGB) sehingga Bali ini agak berbeda dengan Jakarta dan Surabaya karena memang ada aturan-aturan terutama aturan adat yang tidak bisa dilanggar.

"Seperti saya sebutkan tadi tidak hanya terpaku pada aturan-aturan secara hukum nasional tapi juga harus mempertimbangkan hukum adat karena di Bali ini memang agak berbeda dengan kota lain. Apalagi sekarang ini aturan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sekarang makin ketat sehingga legalitas jadi faktor penentu," kata Ferry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.