Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inovasi Sel Surya Bebas Timbal Tingkatkan Energi Bersih

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 22:22 WIB | Oleh:
Inovasi Sel Surya Bebas Timbal Tingkatkan Energi Bersih Doc: AFP

SHANGHAI - Dalam sebuah kemajuan signifikan untuk sektor energi hijau, sejumlah ilmuwan Tiongkok berhasil menciptakan sel surya berbasis timah yang menyaingi efisiensi berbagai model berbasis timbal konvensional sekaligus menghilangkan risiko lingkungan dan kesehatan.

Terobosan yang dipublikasikan dalam jurnal Nature pada Rabu (15/10) itu dapat mempercepat pengadopsian fotovoltaik perovskit, teknologi baterai generasi berikutnya, dalam aplikasi sehari-hari.

Sel surya perovskit (perovskite solar cell/PSC) dipuji sebagai gebrakan potensial karena efisiensinya yang tinggi dan biaya produksinya yang rendah, tetapi ketergantungannya pada timbal beracun telah menimbulkan kekhawatiran tentang penggunaan dalam skala besar.

Kini, sebuah tim yang dipimpin oleh sejumlah ilmuwan dari Universitas Fudan berhasil mengembangkan alternatif bebas timbal yang mencapai efisiensi konversi daya 17,7 persen yang memecahkan rekor, level tertinggi yang diketahui untuk sel semacam itu hingga saat ini.

"Tujuan kami adalah untuk menciptakan sel surya yang benar-benar ramah lingkungan di sepanjang siklus hidupnya," ujar Liang Jia, salah satu penulis korespondensi dalam studi tersebut.

Timah menawarkan solusi yang ideal karena jumlahnya melimpah, aman, sangat kompatibel dengan konversi energi surya, dan mudah diproduksi dalam skala besar.

Karena ion timah mudah teroksidasi dan antarmuka antarlapisan cenderung tidak stabil, sel berbasis timah awal kesulitan untuk mencapai efisiensi 10 persen.

Tim Liang mendesain ulang antarmuka tersembunyi (buried interface) dengan memasukkan film molekuler untuk membentuk lapisan antarmuka homogen dengan penyelarasan tingkat energi yang cocok.

Pendekatan ini membantu menciptakan lapisan bawah superwetting yang memandu pertumbuhan film perovskit berbasis timah berkualitas tinggi yang seragam dengan kepadatan kecacatan yang lebih rendah, menurut penelitian tersebut.

Berkenaan dengan biaya material, sel surya berbasis timah secara teoretis jauh lebih murah dibanding sel surya silikon, kata Liang.

Ke depannya, teknologi fotovoltaik ramah lingkungan ini diharapkan dapat digunakan secara luas pada fotovoltaik yang terintegrasi dengan bangunan, perangkat energi yang dapat dikenakan (wearable), atap kendaraan, dan sistem tenaga bersih luar jaringan.

"Teknologi ini sangat cocok untuk aplikasi energi yang melibatkan kontak dekat dengan manusia," kata Liang. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.