Home Tournament, Hanya Akal Bulus AFC untuk Loloskan Arab dan Qatar. PSSI Mesti Ajak Irak Upayakan sistem Home and Away Ronde Empat
📅 Rabu, 11 Jun 2025, 19:38 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Irak mulai curiga sistem home tournament untuk putaran keempat kualifikasi Piala Duniaa 2026 hanya akan bulus AFC untuk loloskan Qatar dan Arab. Sebab sudah ramai beredar kabar Qatar dan Arab akan dijadikan tuan rumah home tournament putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.
Maka, Irak secara tegas mendesak AFC untuk transparan dalam menentukan tuan rumah putaran keempat. Bahkan Irak pun mengaku siap menjadi tuan rumah putaran keempat. Ini untuk menuntut AFC terbuka dalam menentukan tuan rumah putaran keempat.
Maka, PSSI harus berjuang keras mengupayakan sistem home and away dalam putaran keempat. Atau setidaknya juga berjuang mengajukan diri menjadi tuan rumah untuk putaran keempat. Jika perlu, kerja sama dengan Irak, agar kuat, untuk mendesak transparansi AFC dalam menentukan tempat putaran keempat.
Ada enam Negara yang masuk putaran keempat: Indonesia, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Oman dan Irak. Maka, isunya skenario tiga main di Qatar, tiga main di Arab. Bisa saja diupayakan Qatar dan Arab sebagai juara grup, sehingga lolos ke Piala Dunia. Juara dua harus ikut putaran lima.
Upaya-upaya akal-akalan AFC ini bisa saja karena petinggi-petinggi AFC adalah “kerabat” Arab dan Qatar. Contoh, Presiden AFC adalah Salman bin Ibrahim Al-Khalifa dari Bahrain, tetangga dekat Qatar dan Arab.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bahrain berada dalam kelompok kepulauan antara semenanjung Qaardan sebelah timur laut pesisir Arab Saudi.
AFC adalah anggota FIFA. Sedangkan anggota dewan FIFA dari AFC adalah Hamad bin Khalifa Al Thani. Dia dari mana? Dari QATAR!
Anggota dewan FIFA lainnya adalah Yasser H Almisehal. Dari mana dia? Dari ARAB SAUDI!
Sebaiknya Anda baca juga:
Maka, menjadi tugas PSSI untuk melaporkan ke FIFA (meski FIFA juga tidak pernah memihak Indonesia, tambah lagi dua anggota dewan FIFA dari Qatar dan Arab) agar AFC transparan dalam menentukan tempat putaran keempat.
Paling adil harus menggunakan sistem tandang dan kandang. Ini baru adil. Kalaupun menggunakan home tournament, haruslah di negara NETRAL, bukan di Qatar atau Arab, atau empat peserta putaran empat lainnya.
Lalu mengapa harus di Qatar dan Arab? Semua juga tahu, dua negara itu kaya, banyak duit. Siapa yang diuntungkan? Tebak sendirilah.
Boleh saja AFC beralasan tempat (stadion) sudah tersedia di dua negara itu, Indonesia juga punya banyak stadion bagus yang siap menjadi tuan rumah. Bahkan Irak pun sanggup.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!