Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hati-Hati! Jamaah Haji yang Bawa Air Zamzam di Koper Bisa Dibongkar dan Didenda!

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 15:00 WIB | Oleh:
Hati-Hati! Jamaah Haji yang Bawa Air Zamzam di Koper Bisa Dibongkar dan Didenda! Doc: Antaranews

KENDARI - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengimbau jamaah haji agar tidak menyelundupkan air zamzam saat kepulangan ke Indonesia untuk mencegah pembongkaran koper saat di Bandara Arab Saudi.

Kepala Kanwil Kemenag Sultra Muhamad Saleh saat dihubungi di Kendari, Selasa, mengatakan banyak jemaah yang mencoba menyelipkan air zamzam ke dalam koper dengan membungkusnya menggunakan lakban atau pelapis lain dan berharap tak terdeteksi oleh petugas bandara.

Ia menjelaskan setiap koper jamaah akan diperiksa menggunakan mesin x-Ray canggih yang dapat mendeteksi isi cairan secara akurat, sehingga upaya menyembunyikan air zamzam, meski telah dibungkus berlapis atau dilakban, tetap akan terbaca dan tidak akan berhasil.

“Petugas akan membongkar koper yang kedapatan menyimpan air zamzam, lalu mengeluarkannya secara paksa. Jadi saya imbau jamaah untuk tidak nekat mencoba membawa,” kata Muhammad Saleh.

Sebagai bentuk antisipasi dan solusi, kata dia, pemerintah telah menyediakan jatah lima liter air zamzam untuk masing-masing jamaah, yang akan dibagikan setibanya mereka di asrama haji. Dengan demikian jamaah tidak perlu membawa air zamzam sendiri dari Arab Saudi.

“Air zamzam akan dibagikan di asrama. Jadi tidak perlu khawatir dan tidak perlu repot-repot membawa dari Tanah Suci,” ujarnya.

Selain air zamzam, Saleh juga mengingatkan larangan membawa berbagai jenis barang berbahaya atau terlarang dalam penerbangan, antara lain benda tajam, cairan lebih dari 100 ml, kabel rol, payung yang memiliki ujung runcing, hingga barang mudah terbakar atau berpotensi meledak.

Menurutnya, barang-barang tersebut dapat membahayakan keselamatan penerbangan dan akan langsung diamankan oleh petugas jika ditemukan saat pemeriksaan akhir sebelum naik pesawat. Ia menegaskan jamaah akan diminta mengeluarkan barang-barang tersebut dari tas, bahkan bisa disita jika dianggap berisiko.

Demi mencegah pelanggaran, Saleh juga meminta kepada seluruh petugas haji untuk tidak lelah mengingatkan jamaah terkait aturan-aturan ini, baik saat menjelang kepulangan maupun selama proses keberangkatan menuju bandara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.