Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harus Cepat Diatasi, BMKG Imbau Warga Gunakan Masker Akibat Karhutla di Banjarbaru

📅 Minggu, 25 Jun 2023, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harus Cepat Diatasi, BMKG Imbau Warga Gunakan Masker Akibat Karhutla di Banjarbaru Doc: ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Ket. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melahap puluhan hektare lahan yang menyebabkan kualitas udara sekitar berada diambang batas sangat tidak sehat akibat kabut asap, di Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/6/2023).

Banjarbaru - Harus cepat diatasi. Stasiun Meteorologi (Stamet) Klas II Syamsudin Noor Banjarmasin, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengimbau masyarakat menggunakan masker akibat kabut asap yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru.

"Perlu diwaspadai sepekan kedepan kabut asap akibat karhutla masih menjadi ancaman di Banjabaru sekitarnya," kata Prakirawan Stamet Klas II Syamsudin Noor Banjarmasin BMKG Kalsel Utari Randiana di Banjarbaru, Sabtu malam.

Utari menuturkan berdasarkan pantauan BMKG kualitas udara di Banjarbaru sekitar berada diambang batas sangat tidak sehat yakni 150,5 - 250,4 P pada Sabtu dini hari pukul 02.00 - 07.00 Wita.

"Kurangi aktivitas membakar sampah dan berhati-hati berkendara saat jarak pandang terbatas," ucapnya.

Sementara itu kualitas udara berdasarkan konsentrasi partikulat PM2.5 kategori kualitas udara baik berada di angka 0-20, sedangkan kualitas udara sedang berada di kisaran 20-50, kemudian untuk kualitas tidak sehat berada di atas angka 50 hingga 150.

Lebih lanjut, 150 hingga 250 merupakan angka kualitas udara kategori sangat tidak sehat.

Utari menyebutkan pada pukul 07.00 Wita pagi tadi kualitas udah di sekitar Bandara Syamsudin Noor sudah mulai menurun ke angka 100.

Dia menuturkan kualitas udara kembali normal sekitar pukul 08.00-10.00 Wita.

Ia mengungkapkan fenomena kabut asap masih melanda Banjarbaru sehingga prakiraan kualitas udara sewaktu-waktu dapat berubah akibat karhutla yang masih menjadi permasalahan di Kalsel.

Utari menyampaikan terkait penanganan karhutla di Kalsel, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka pencegahan dini bencana kabut asap.

Dia mengatakan pula wilayah Bandara Syamsudin Noor turut mengalami dampak dari kabut asap berupa penurunan jarak pandang yang sewaktu-waktu dapat mempengaruhi jadwal penerbangan.

Pihaknya memperkirakan dalam sepekan ke depan cuaca di Banjarbaru cerah berawan dan terdapat juga potensi hujan ringan secara lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.