Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hadapi Vietnam yang Agresif, Apindo Dorong RI Gaspol Benahi Regulasi dan Logistik

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 18:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hadapi Vietnam yang Agresif, Apindo Dorong RI Gaspol Benahi Regulasi dan Logistik Doc: Antara
Ket. Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan perwakilan Apindo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (9/2).

Kuala Lumpur - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani menilai kerja sama perdagangan internasional seperti Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global.

“Bagi dunia usaha, peningkatan daya saing nasional tidak hanya bertumpu pada perjanjian perdagangan, tetapi juga pada pembenahan struktural di dalam negeri,” kata Shinta dalam keterangannya yang diterima di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (11/2).

Ia menilai langkah tersebut juga sekaligus menjadi peluang penting Indonesia untuk memperluas akses pasar ekspor.

Oleh karena itu, Shinta mengatakan perluasan perjanjian dagang internasional pun perlu didukung dengan kebijakan yang tepat, sehingga dapat berdampak bagi pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Debottlenecking regulasi, perizinan, logistik, dan biaya produksi menjadi kunci agar industri Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara kawasan seperti Vietnam yang pertumbuhan ekonominya sangat agresif,” ujar Shinta.

Lebih lanjut, Apindo pun berharap pemerintah dapat memberikan perhatian khusus terhadap berbagai isu dan regulasi ketenagakerjaan, agar tetap menciptakan kepastian hukum dan investasi.

Dunia usaha juga menekankan pentingnya peran aktif pemerintah dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja, tidak hanya berfokus pada aspek pengupahan, sehingga kebijakan ketenagakerjaan dapat mendorong iklim investasi yang sehat, peningkatan daya saing industri, serta penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan.

Selain itu, Shinta mengatakan pihaknya menegaskan dukungan terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat industrialisasi nasional, yang diyakini akan memberikan manfaat besar bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Penguatan industrialisasi nasional merupakan langkah strategis untuk menciptakan nilai tambah, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia. Dunia usaha siap bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan hal tersebut,” katanya.

Apindo siap berkolaborasi untuk mendorong investasi, meningkatkan kapasitas produksi, dan membuka lebih banyak kesempatan kerja di seluruh Indonesia, katanya menambahkan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.