Gubernur DKI Jakarta Berkomitmen Selesaikan Masalah Penahanan Ijazah
📅 Selasa, 29 Apr 2025, 14:20 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Istimewa
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, pelaksanaan program pemutihan ijazah bagi warga DKI Jakarta akan dilakukan secara bertahap. Hal ini disebabkan adanya kompleksitas data dan proses yang melibatkan banyak pihak, termasuk individu, sekolah dan data administrasi.
"Jadi untuk urusan ijazah yang diputihkan ini memang tidak bisa selesai satu periode. Seperti ketika saya memutuskan hal yang berkaitan dengan Kartu Jakarta Pintar," kata Gubernur Pramono di Balai Agung, Balai Kota, Selasa (29/4).
Gubernur DKI Jakarta pun menjelaskan bahwa program pemutihan ijazah berbeda dengan program KJP yang dapat langsung didistribusikan setelah keputusan diambil. Pemutihan ijazah memerlukan verifikasi data dan koordinasi dengan berbagai pihak, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama.
"Pemutihan ijazah ini kan menyangkut data, menyangkut orang, menyangkut sekolah dan sebagainya. Pasti penyelesaiannya bertahap," ucap dia.
Gubernur Pramono lalu mengungkapkan, tahap pertama pemutihan ijazah telah diselesaikan dengan anggaran sekitar Rp500 juta. Sedangkan, tahap kedua penyerahan ijazah akan dilakukan pada 2 Mei mendatang setelah peringatan Hari Pendidikan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meskipun memerlukan beberapa tahap penyerahan, Pramono menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan program pemutihan ijazah hingga tuntas. Sebab, ijazah merupakan persoalan serius yang harus diselesaikan untuk mempermudah masyarakat mencari pekerjaan maupun melanjutkan pendidikan.
"Bagi saya persoalan ijazah ini adalah persoalan serius yang dihadapi warga. Kalau tidak dibantu, ditebus oleh Pemerintah DKI gak bakal diambil," pungkas dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!