Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gedung DPRD Jambi Jadi ‘Rumah Rakyat’, Mahasiswa Bawa Tuntutan Panas

📅 Senin, 01 Sep 2025, 19:18 WIB | Oleh:
Gedung DPRD Jambi Jadi ‘Rumah Rakyat’, Mahasiswa Bawa Tuntutan Panas Doc: ANTARA/HO- Melli Andani
Ket. DPRD Kota Jambi sambut baik pengunjuk rasa dan diajak berdialog ke ruangan untuk mendengarkan aspirasi mereka, di Jambi, Senin (1/9).

KOTA JAMBI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi menerima mahasiswa yang berunjuk rasa dan menyampaikan aspirasi terkait pengesahan RUU Perampasan Aset. Dalam audiensi, dewan menegaskan komitmennya sebagai “rumah rakyat” sekaligus menyatakan siap bersurat ke DPR RI untuk mendorong percepatan pembahasan RUU tersebut.

"Kami menerima kedatangan mahasiswa dengan baik, saat massa melakukan unjuk rasa dan menyampaikan aspirasi di depan kantor DPRD Kota Jambi," Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly di Jambi, Senin.

Dia mengundang dan mengajak rombongan mahasiswa untuk masuk ke gedung DPRD agar dapat beraudiensi lebih lanjut.

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan komitmen anggota dewan di wilayah setempat bahwa Gedung DPRD adalah rumah rakyat.

Para mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi, salah satu meminta DPRD Kota Jambi untuk segera mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) Perampasan Aset.

Pihaknya menyepakati tuntutan tersebut dan akan bersurat kepada pemerintah pusat yaitu DPR RI untuk segera memproses RUU Perampasan Aset.

"Kami meminta mahasiswa memberi waktu untuk prosesnya dan setiap progres selalu disampaikan," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Faried meminta maaf kepada masyarakat karena terjadi sejumlah kegaduhan dalam beberapa hari ini, baik ditingkat daerah maupun nasional.

Sebaiknya Anda baca juga:

Dia berkomitmen ke depan untuk memperbaiki kinerja sebagai perwakilan rakyat.

Faried juga berpesan agar masyarakat untuk tidak terprovokasi dan tidak terpengaruh dari media sosial karena tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Mahasiswa pun diantar kembali ke depan pintu gerbang DPRD Kota Jambi seusai audiensi.

Koordinator lapangan (Korlap) Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Bersatu Fahri mengatakan mahasiswa harus dilibatkan dalam pembuatan surat ke pemerintah pusat.

Adapun tuntutan massa aksi, antara lain membubarkan DPR dan segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.

"Berkali-kali memilih DPR, namun rakyat berkali-kali pula dikecewakan dan dihianati," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.