Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gawat, Jane Defense Sebut Bappenas Setujui Utang $450 Juta untuk Beli Kapal Induk Bekas Italia Berumur 40 Tahun

📅 Minggu, 21 Sep 2025, 07:05 WIB | Oleh:
Gawat, Jane Defense Sebut Bappenas Setujui Utang $450 Juta untuk Beli Kapal Induk Bekas Italia Berumur 40 Tahun Doc: Istimewa
Ket. Selain kapal induk eks-Italia, dalam surat yang sama Bappenas juga menyetujui pinjaman maksimum sebesar 250 juta dolar AS untuk akuisisi helikopter angkut dan 300 juta dolar AS untuk helikopter utilitas baru.

COULSDON - Janes atau Jane Defense, perusahaan intelijen dan data pertahanan asal Inggris, baru-baru ini melaporkan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/BappenasIndonesia telah menyetujui rencana pendanaan akuisisi kapal induk eks Angkatan Laut Italia, Giuseppe Garibaldi  dengan pinjaman luar negeri. Dalam laporan yang dipublikasikan pada Jumat (19/9), Janes menyebut Bappenas telah menyebut angka 450 juta dolar AS sebagai batas plafon pinjaman untuk rencana akuisisi kapal yang diluncurkan di galangan kapal Monfalcone pada tanggal 11 Juni 1983 tersebut. "Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) telah menyetujui rencana pendanaan akuisisi kapal induk eks Angkatan Laut Italia dengan pinjaman luar negeri.""Dokumen yang diberikan kepada Janes oleh sumber yang dekat dengan masalah ini menunjukkan bahwa rencana tersebut secara resmi disetujui dalam surat tertanggal 29 Agustus yang dikirimkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Rachmat Pambudy, kepada mitranya di Kementerian Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin." tulis Janes"Sebuah lampiran yang menyertai surat tersebut menunjukkan bahwa BAPPENAS telah menyetujui jumlah pinjaman maksimum sebesar USD450 juta untuk mendanai akuisisi kapal induk dan untuk membeli peralatan yang diperlukan guna mendukung operasional kapal."Menurut laporan itu, pinjaman untuk akuisisi ini dapat bersumber dari lembaga kredit ekspor asing, kreditor bilateral, atau lembaga pemberi pinjaman swasta, sebagaimana tercantum dalam lampiran.Selain akuisisi kapal induk eks-Italia, Bappenas juga telah menyetujui rencana Indonesia untuk mengakuisisi helikopter angkut dan utilitas baru dalam surat yang sama.Jumlah pinjaman maksimum sebesar 250 juta dolar AS telah disetujui untuk akuisisi helikopter angkut, sementara jumlah batas atas yang ditetapkan untuk akuisisi helikopter utilitas adalah 300 juta dolar AS.Sehubungan dengan hal ini, Bappenas telah memasukkan ketiga program ini ke dalam daftar proyek prioritas yang disetujui untuk pendanaan asing. Meskipun tidak dinyatakan secara eksplisit dalam lampiran, helikopter-helikopter baru ini kemungkinan akan dioperasikan dari kapal induk eks-Italia tersebut jika akuisisinya terealisasi.

Dilansir oleh Zona Militar, kemungkinan Kementerian Pertahanan mengakuisisi Giuseppe Garibaldi semakin menguat selama pameran Indodefence yang diselenggarakan di Jakarta pada Juni 2025. Di sana, perusahaan Italia Fincantieri berpartisipasi dalam sebuah presentasi yang dipresentasikan oleh Mauro Manzini, Direktur Penjualan Unit Bisnis Angkatan Laut, yang menyatakan: "Giuseppe Garibaldi dalam kondisi baik dan masih memiliki masa pakai sekitar 15 hingga 20 tahun. Kapal ini dapat dipindahtangankan setelah proses perombakan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik Angkatan Laut Indonesia."

Pada acara yang sama, perusahaan lokal Republikorp memamerkan model konseptual kapal induk yang juga dinamai Giuseppe Garibaldi , meskipun dengan desain yang berbeda dari aslinya, termasuk dua 'island', bukan satu. Model tersebut ditampilkan pada model skala dek drone Bayraktar TB3 dari perusahaan Turki Baykar Technologies. Menurut perwakilan perusahaan ini, Indonesia menyatakan minatnya untuk mengakuisisi sekitar 60 unit sistem Bayraktar TB3, baik versi laut maupun darat.

Pada Juli 2025, Fincantieri mengirimkan delegasi ke Jakarta untuk secara resmi mempresentasikan proposal konversi Giuseppe Garibaldi menjadi kapal induk tanpa awak. Delegasi tersebut terdiri dari mantan komandan kapal, Marco Guerreiro, mantan direktur teknik, Nicola Tria, dan kepala proyek perbaikan perusahaan saat ini, Corrado Canepa. Presentasi tersebut terstruktur dalam empat bidang kerja, meskipun detail mengenai modifikasi, jadwal pelaksanaan, atau biaya akhir belum diungkapkan.

Giuseppe Garibaldi , yang dibangun oleh Fincantieri dan diresmikan pada tahun 1985, bertugas selama hampir empat puluh tahun sebagai salah satu kapal utama Angkatan Laut Italia (Marina Militare). Bersama kapal induk Cavour (C-550), kapal ini merupakan bagian penting dari proyeksi angkatan laut strategis negara tersebut, beroperasi dengan pesawat AV-8B Harrier II dan helikopter SH-3D dan AW101 dalam berbagai misi internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.