Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekspor Lampaui USD 305 Juta, IKM Kerajinan Makin Kompetitif di Pasar Global

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 22:20 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Ekspor Lampaui USD 305 Juta, IKM Kerajinan Makin Kompetitif di Pasar Global Doc: istimewa
Ket. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita (kiri) saat meninjau stan peserta pada Pameran Inacraft 2026 diselenggarakan di Jakarta Internasional Convention Center (JICC)

JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menunjukkan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan industri kerajinan dalam negeri dengan memfasilitasi keikutsertaan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) binaan di ajang pameran kerajinan bergengsi dan terbesar di Asia Tenggara, Pameran Inacraft 2026. Upaya ini merupakan langkah Kemenperin untuk terus memacu ekspansi pasar industri kerajinan di pasar dalam dan luar negeri.

“Inacraft menjadi ajang strategis bagi para pelaku usaha kerajinan untuk semakin memperluas pasarnya. Fasilitasi dan pembinaan Kemenperin untuk IKM ini adalah bentuk apresiasi dan kebanggaan terhadap produk dalam negeri, sekaligus upaya membuka peluang promosi yang lebih luas bagi IKM dalam negeri," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Minggu (15/2).

Pameran Inacraft 2026 diselenggarakan di Jakarta Internasional Convention Center (JICC) pada tanggal 4-8 Februari 2026. Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) memfasilitasi delapan IKM untuk ikut serta dalam Pameran Inacraft 2026.

Menperin optimistis, pameran dan dukungan promosi merupakan salah satu faktor penting untuk peningkatan daya saing IKM nasional. Tujuannya, yaitu untuk memperluas akses pasar, memperkuat branding, serta membuka peluang kemitran dan transaksi bisnis yang berkelanjutan.

“Para pelaku IKM yang terpilih berasal dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga produk-produk yang ditampilkan tidak hanya mempresentasikan standar kualitas dan inovasi terbaik dari pelaku IKM tetapi juga mencerminkan kekayaan serta keberagaman budaya Nusantara," tuturnya.

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita mengungkapkan, delapan IKM yang difasilitasi oleh pihaknya pada ajang Inacraft tahun ini, yaitu Karya Seni Tanduk, Lampung Ethnica, Manika Kaltim, Ragenda MOP Jewelry, Khyang Leather, Shamara, Kalaniwood, dan Dmoroy. 

Adapun produk yang ditampilkan merupakan produk unggulan, seperti kerajinan tanduk, aksesoris, perhiasan mutiara, produk tas dari anyaman serat alam hingga berbahan kulit, produk fashion dan tenun, serta kerajinan dari limbah kayu yang mendukung keberlanjutan lingkungan.

Ditjen IKMA memfasilitasi penyediaan booth yang berada dalam satu island. "Kami berharap dengan dukungan ini, IKM mampu mengerahkan segala potensinya dengan mencatat penjualan yang tinggi dan memperkuat posisinya di pasar nasional dan global melalui ekspansi pasar,"harap Reni.

Dirjen IKMA juga menyampaikan, sejumlah produk yang ditampilkan oleh IKM terfasilitasi pada ajang Inacraft kali ini berhasil memamerkan inovasi dan desain kerajinan tangan, yang disesuaikan dengan kebutuhan serta selera pasar. "Kami mengapresiasi upaya pelaku IKM dalam negeri yang semakin kreatif mengeksplorasi berbagai sumber bahan baku lokal setempat dan melakukan modifikasi agar dapat diterima pasar luas," ujarnya.

Industri kerajinan, lanjut Reni, juga memiliki potensi pasar ekspor yang harus dimaksimalkan. Berdasarkan data dari Pusat Data dan Informasi Kemenperin, kinerja ekspor kerajinan pada triwulan III tahun 2025 mencapai USD305,54 juta, meningkat pesat dari triwulan sebelumnya sebesar USD173,5 juta. Kinerja positif ini menunjukkan bahwa produk kerajinan lokal dari Indonesia dapat terus tumbuh dan bersaing di pasar global.

”Bahan baku lokal yang dipadu dengan sentuhan seni dan aspek desain menghasilkan karya bernilai jual tinggi. "Oleh karena itu, kami mendorong pelaku IKM untuk terus menghadirkan produk yang inovatif, kreatif, dan memiliki karakter kuat agar dapat meningkatkan daya tarik produk kerajinan Indonesia di mata konsumen nasional maupun internasional,"ucap Reni.

Ditjen IKMA mencatat, total transaksi penjualan yang dihasilkan oleh delapan IKM yang difasilitasi selama pameran Inacraft 2026 berlangsung mencapai Rp 338,16 juta. "Data tersebut menunjukkan tingginya minat pasar terhadap produk kerajinan IKM, sekaligus menegaskan bahwa pameran menjadi sarana efektif untuk meningkatkan eksposur produk dan mengukur respon pasar,"tegas Reni. 

Pada gelaran Inacraft tahun ini, penyelenggara mengangkat tema Exploring and Celebrating Womenpreneurs sebagai bentuk apresiasi terhadap peran strategis perempuan dalam menggerakkan industri kreatif dan perekonomian nasional. 

Melalui tema tersebut, Inacraft menyoroti kontribusi perempuan dalam menghadirkan inovasi, menjaga nilai budaya, serta menciptakan produk-produk berkualitas yang berdaya saing, sekaligus mendorong penguatan kapasitas dan perluasan akses pasar bagi womenpreneurs di berbagai daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.