Ekraf Design Award Buka Ruang Kolaborasi bagi Para Desainer
📅 Kamis, 04 Des 2025, 20:38 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Fitra Ashari
JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif menyelenggarakan Ekraf Design Award 2025 untuk membuka ruang kolaborasi bagi para desainer serta membantu mereka dalam mengembangkan usaha dan memperluas pasar.
"Di sini kita bisa melihat bukan hanya dari satu subsektor, tapi empat subsektor dihadirkan di sini dan dipaksa untuk networking, supaya ke depannya bisa berkolaborasi lagi," kata Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar kepada awak media di sela acara Ekraf Design Award 2025 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (4/12).
"Jadi, buat saya ini adalah satu ajang online yang sangat luar biasa, bagus banget," ia menambahkan.
Irene menyampaikan bahwa Ekraf Design Award 2025 mempertemukan desainer interior, visual, grafis, dan arsitek untuk berkolaborasi dalam mengembangkan desain dan membawanya ke pasar yang lebih luas.
Kementerian Ekonomi Kreatif mengangkat tema Empathetic Resilience dalam acara Ekraf Design Award 2025 guna mendorong para desainer memperhatikan keberlanjutan dalam berkarya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Irene mendorong penggunaan bahan daur ulang dalam produk desain. Selain itu, dia berharap para desainer menonjolkan ciri Indonesia dalam rancangannya.
"Kita harus know ourselves, love ourselves, and hence we can be ourselves," katanya.
"Nah ini adalah sebuah proses yang harus kita lakuin sebagai pelaku ekraf, dimana pada saat kita mencari USP (unique selling point) kita tujuannya bukan jualan tapi adalah untuk mencari kita sendiri itu siapa sih, kita itu orang Indonesia," ia menjelaskan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam acara Ekraf Design Award 2025, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Kebudayaan menandatangani nota kesepahaman dengan lima asosiasi profesi desain yang meliputi Ikatan Arsitek Indonesia, Himpunan Desainer Interior Indonesia, Asosiasi Desainer Grafis Indonesia, Asosiasi Profesional Desain Komunikasi Visual Indonesia, dan Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!