Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPRD Bali Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp21 Miliar, Terapkan WFH Demi Efisiensi Energi

📅 Senin, 06 Apr 2026, 16:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPRD Bali Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp21 Miliar, Terapkan WFH Demi Efisiensi Energi Doc: Antara
Ket. Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya sebut dewan pangkas perjalanan dinas buat menghemat energi di Denpasar, Senin 6/4).

Denpasar - DPRD Bali memangkas anggaran perjalanan dinas sebesar 10 persen pada tahun ini sebagai bagian dari upaya penghematan energi.

"Ya, ada penghematan. Di DPRD Bali sendiri kena 10 persen penghematan, anggaran perjalanan dinas," kata Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya di Denpasar, Senin (6/4).

Ia mengatakan pemangkasan dilakukan pada alokasi perjalanan dinas karena sektor tersebut paling banyak membutuhkan penggunaan energi, terutama bahan bakar minyak.

Untuk mengefektifkan anggaran yang tersisa, Mahayadnya mengarahkan anggota dewan dan jajaran kesekretariatan agar membatasi perjalanan dinas hanya untuk pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda).

"Kita hanya berangkat ketika ada raperda, tidak ada keberangkatan selain itu. Kemudian sidak di dalam daerah yang kita lebih gencarkan," ujarnya.

Sekretaris DPRD Bali I Ketut Nayaka menambahkan nilai pemangkasan sebesar 10 persen tersebut mencapai sekitar Rp21 miliar. Selain menghemat penggunaan bahan bakar minyak, efisiensi perjalanan dinas juga menekan pengeluaran untuk konsumsi kegiatan.

Ia menyebut hingga kini belum ada pembatalan jadwal yang terdampak kebijakan tersebut. Beberapa alokasi tertentu seperti panitia khusus (pansus) tidak mengalami pemangkasan agar kinerja tetap optimal.

"Saya kira tidak akan mempengaruhi kinerja. Misalnya BBM dikurangi, kita juga ada WFH, apalagi sekarang sudah bisa menggunakan Zoom meeting seperti saat COVID-19. Itu cukup membantu efisiensi penggunaan anggaran," katanya.

Selain memangkas perjalanan dinas, DPRD Bali juga mulai memberlakukan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) setiap Jumat.

Nayaka mengatakan pejabat eselon II bersama sekretaris, atau eselon III jika diperlukan, tetap bekerja di kantor, sementara pegawai lainnya bekerja dari rumah dengan absensi virtual. Jadwal kegiatan anggota dewan juga akan disesuaikan.

Penghematan juga dilakukan terhadap penggunaan peralatan kantor yang membutuhkan energi besar, seperti pendingin ruangan dan lampu.

Melalui kebijakan tersebut, DPRD Bali berharap penghematan energi dapat berjalan optimal, sekaligus memungkinkan realokasi anggaran untuk pembangunan daerah, seperti pemulihan kawasan mangrove, penanganan sedimentasi sungai, serta perbaikan jalan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.