Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Iklim Investasi, Pemkab Bekasi Luncurkan Bekasi One Stop Service untuk Pangkas Birokrasi Peizinan

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 18:02 WIB | Oleh:
Perkuat Iklim Investasi, Pemkab Bekasi Luncurkan Bekasi One Stop Service untuk Pangkas Birokrasi Peizinan Doc: antara foto
Ket. Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat meluncurkan Bekasi One Stop Service (BOSS) di Cikarang, kemarin.

KABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat (Jabar), meluncurkan sistem aplikasi pelayanan satu pintu berbasis digital bernama 'Bekasi One Stop Service' (BOSS) sebagai upaya akselerasi dengan memangkas birokrasi perizinan sekaligus memperkuat iklim investasi.

Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyatakan pelayanan publik yang cepat, transparan dan pasti merupakan kunci utama kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah sedangkan layanan perizinan menjadi wajah pemerintahan karena bersentuhan langsung dengan aktivitas ekonomi maupun dunia usaha.

"Bekasi ingin dikenal bukan hanya karena wilayah strategis tetapi karena kemudahan berusaha yang kami berikan. Melalui Bekasi One Stop Service, seluruh proses perizinan kami sederhanakan dan transparan-kan," katanya di Cikarang, Senin (12/1) kemarin.

Ia menjelaskan layanan perizinan maupun nonperizinan terintegrasi secara digital melalui aplikasi ini dihadirkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi untuk menjawab beragam persoalan kesulitan saat masyarakat melakukan permohonan.

Masyarakat maupun pelaku usaha kini dapat mengajukan permohonan, memantau proses hingga mengetahui status perizinan secara mandiri, kapan saja dan dari mana saja.

Dirinya menekankan tiga pilar utama dalam implementasi BOSS di antaranya digitalisasi penuh untuk menghapus proses manual yang kerap menjadi sumber hambatan birokrasi.

Kepastian waktu dan biaya layanan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menutup celah pungutan liar. Serta integrasi layanan lintas perangkat daerah agar seluruh proses benar-benar berjalan dalam satu pintu.

"Tidak boleh lagi masyarakat bolak-balik ke banyak dinas. Semua harus terhubung dan selesai melalui satu sistem," katanya.

Aplikasi digital ini dilengkapi pusat layanan dan call center 24 jam untuk memperkuat pengawasan dan respons layanan. Fitur ini memungkinkan pemantauan kendala perizinan lintas dinas secara real time sekaligus membuka kanal pengaduan langsung dari masyarakat.

Asep menilai aplikasi ini bukan sekadar pembaruan teknologi melainkan transformasi budaya kerja aparatur menuju pelayanan publik yang profesional, cepat dan berintegritas.

"Evaluasi akan kami lakukan secara berkala dan terbuka terhadap masukan masyarakat. BOSS harus menjadi solusi nyata, bukan sekadar slogan," ujarnya.

Dia berharap 'Bekasi One Stop Service' mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat proses perizinan serta memperkuat daya saing Kabupaten Bekasi sebagai daerah ramah investasi di Jawa Barat.

"Saya mengimbau seluruh ASN kita untuk mendukung penuh implementasi layanan digital ini. Kita wujudkan pelayanan yang betul-betul satu pintu dan tidak pakai jendela," ucap dia.

Plt. Kepala DPMPTSP Kabupaten Bekasi Juanda Rahmat menambahkan seluruh proses perizinan kini dikendalikan melalui sistem digital terukur sesuai standar operasional prosedur dilengkapi early warning system saat proses perizinan mendekati batas waktu penyelesaian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tren Olahraga Berbasis Komunitas Diperkuat

1.5 jam yang lalu | Haryo Brono

Olahraga
Tren Olahraga Berbasis Komu...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.