Dorong Jumlah Wisatawan RI, Tiongkok Jadikan Kekayaan Budaya Yunnan sebagai Unggulan Pariwisata
📅 Kamis, 15 Mei 2025, 21:32 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: ANTARA/M. Irfan Ilmie
JAKARTA - Provinsi Yunnan di Tiongkok barat daya menawarkan keindahan alam dan keberagaman budaya sebagai aspek unggulan pariwisata yang diharap membantu meningkatkan jumlah turis dari Indonesia yang melancong ke provinsi tersebut.
“Pada 2024, hampir 50 ribu wisatawan Indonesia mengunjungi Yunnan dan hampir 10 ribu warga Yunnan berwisata ke Indonesia. Jumlah ini masih sangat kecil, dan kita harus meningkatkan jumlah ini seterusnya,” kata Sekretaris Partai Komunis Tiongkok di Provinsi Yunnan Wang Ning.
Salah satu keunggulan Yunnan adalah kekayaan budaya dari suku minoritas di Tiongkok bagian selatan, seperti Suku Yi, Tai, Dai, Miao, dan Hani, katanya dalam agenda “Promosi Pariwisata dan Budaya Yunnan di Indonesia” di Jakarta, Kamis.
“Di Yunnan, 26 suku minoritas hidup berdampingan seperti satu keluarga. Mereka memiliki beberapa festival kesukuan, seperti Festival Percik Air, serta berbagai adat istiadat daerah, lagu, dan tarian yang dapat dinikmati,” katanya.
Kekayaan budaya tersebut didukung dengan keberadaan enam Situs Warisan Dunia yang diakui UNESCO, delapan kota bersejarah dan budaya yang terkenal, serta ratusan desa tradisional yang menampilkan keindahan budaya setempat, kata Wang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mengenai keindahan alam di Provinsi Yunnan, dia mengatakan keindahannya ada pada pegunungan dan lembah bersalju, hutan hujan tropis, dan pegunungan karst yang terkenal.
Provinsi di Tiongkok barat daya yang berbatasan dengan Myanmar dan Vietnam itu juga merupakan tempat tinggal berkualitas baik bagi para warganya sehingga menjadi tujuan pariwisata kesehatan yang cukup populer, kata dia.
Dengan keberagaman budaya dan keindahan alam yang dimiliki, Wang yakin bahwa Yunnan bisa menawarkan beragam pilihan aktivitas wisata bagi pelancong asal Indonesia, baik untuk melihat bunga-bunga endemik di provinsi tersebut, menikmati teh khas Yunnan, hingga merasakan tinggal di desa wisata Yunnan yang masih otentik.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Apalagi, budaya dan pariwisata adalah wahana untuk membangun jembatan dan menyatukan perasaan antara rakyat di Yunnan, ‘Negeri di Selatan Awan Warna-Warni’, dan Indonesia, ‘Negeri Seribu Pulau’,” ucap Wang. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!