Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Distrik Wari dan Douw Jadi Saksi, Program 1.000 HPK Tolikara Berhasil Guncang Papua

📅 Senin, 11 Mei 2026, 17:10 WIB | Oleh:
Distrik Wari dan Douw Jadi Saksi, Program 1.000 HPK Tolikara Berhasil Guncang Papua Doc: ANTARA/Yudhi Efendi
Ket. Bunda PAUD Kabupaten Tolikara Elisabeth Y Flasy Wandik didampingi guru-guru PAUD Tolikara diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan usai pengukuhan Bunda PAUD se-Kabupaten di Papua Pegunungan, Senin (11/5).

WAMENA - Komitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia di jantung Papua Pegunungan bukan sekadar wacana. Bunda PAUD Kabupaten Tolikara, Elisabeth Y. Flasy Wandik, memastikan program 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) telah berjalan konsisten selama 13 tahun terakhir. Program unggulan ini bahkan sanggup menembus wilayah perbatasan terisolasi di Distrik Wari dan Douw demi menjamin asupan gizi generasi masa depan sejak dalam kandungan hingga usia dini.

“Kami sudah menjalankan program Bunda PAUD di Kabupaten Tolikara di antaranya 1.000 Hari Pertama Kehidupan yang telah berjalan baik selama ini,” kata Elisabeth Y Flasy Wandik di Wamena, Senin, usai pengukuhan Bunda PAUD se-Papua Pegunungan.

Menurut dia, program Bunda PAUD sejak setahun lalu difokuskan di daerah perbatasan antara Kabupaten Tolikara dan Mamberamo Raya, Papua, yakni Distrik Wari dan Douw.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam membantu menyukseskan program 1.000 Hari Pertama Kehidupan yang merupakan program unggulan Kabupaten Tolikara yang telah berjalan selama 13 tahun,” ujarnya.

Dia menjelaskan dalam mensukseskan 1.000 HPK, Bunda PAUD dipercaya oleh Pemkab Tolikara dan TP PKK untuk menjalankan program tersebut di antaranya pelayanan anak-anak usia dini.

“Kami dari Bunda PAUD memberikan pelayanan kepada anak-anak usia dini yakni pemberian asupan gizi dalam mempersiapkan diri dari enam bulan hingga dua tahun,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya telah memberikan makanan bergizi yang telah berjalan selama 13 tahun kepada anak-anak usia PAUD dan TK.

“Program makan bergizi di Kabupaten Tolikara telah berjalan selama 13 tahun yakni program sarapan sehat anak sekolah. Daalam program ini pemerintah dan TP PKK mempercayakan kepada kami untuk mengelolanya,” ujar dia.

Dengan berjalannya program tersebut, kata dia, banyak perubahan yang terjadi khususnya generasi muda di Kabupaten Tolikara.

“Kami juga fokus program 1.000 HPK tidak hanya di daerah perkotaan tetapi juga di daerah pedalaman yang aksesnya cukup sulit terjangkau,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.