Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dishub DKI Rekayasa Lalu Lintas di Kuningan Barat Selama Mei 2026

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 14:25 WIB | Oleh:
Dishub DKI Rekayasa Lalu Lintas di Kuningan Barat Selama Mei 2026 Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Dinas Perhubungan DKI Jakarta resmi melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Kuningan Barat Raya, Jakarta Selatan, seiring dimulainya pekerjaan relokasi jaringan utilitas pada Mei 2026. Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan selama proyek berlangsung.

JAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta resmi melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Kuningan Barat Raya, Jakarta Selatan, seiring dimulainya pekerjaan relokasi jaringan utilitas pada Mei 2026. Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan selama proyek berlangsung. 

Dalam keterangan resmi yang diterbitkan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, lokasi pekerjaan berada di Jalan Kuningan Barat Raya, Jalan Kuningan Barat II, serta Jalan Kuningan Barat I di wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan. Proyek tersebut akan berlangsung secara bertahap mulai 6 hingga 31 Mei 2026. 

Pekerjaan yang dilakukan mencakup penataan jaringan utilitas menggunakan metode boring manual. Adapun jenis pekerjaan meliputi boring alur, pemasangan subduct, pembangunan manhole, hingga penarikan kabel utilitas di sepanjang area proyek. 

Pada tahap pertama, pekerjaan akan difokuskan di Jalan Kuningan Barat Raya mulai dari simpang Jalan Kapten P. Tendean hingga depan Gedung Cyber 1. Area pekerjaan tersebut mencakup titik Manhole 1 hingga Manhole 9 yang berada di sisi jalan utama kawasan tersebut. 

Selama proses pengerjaan berlangsung, akan terjadi penyempitan badan jalan di sejumlah titik. Kondisi tersebut diperkirakan mempengaruhi arus lalu lintas terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari mengingat kawasan Kuningan Barat merupakan salah satu jalur padat kendaraan di Jakarta Selatan.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan selama proyek berlangsung. Pengendara juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan dan memperhatikan rambu lalu lintas sementara yang telah dipasang di sekitar area pekerjaan. 

Selain itu, pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati ketika melintas di sekitar lokasi proyek. Rekayasa lalu lintas dilakukan secara bertahap guna meminimalisasi dampak kemacetan sekaligus menjaga mobilitas masyarakat di kawasan tersebut tetap berjalan normal. 

Pihak pelaksana proyek, PT Planet Harapan Penuh Energy, disebut bertanggung jawab penuh terhadap aspek keselamatan dan keamanan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung. Tanggung jawab tersebut mencakup pengguna kendaraan bermotor maupun nonmotorized seperti pejalan kaki dan pesepeda. 

Dinas Perhubungan juga menyebut jadwal serta pelaksanaan pekerjaan tahap kedua hingga tahap keempat akan diumumkan lebih lanjut. Informasi terbaru terkait pengaturan lalu lintas nantinya akan disampaikan sesuai perkembangan pekerjaan di lapangan. 

Rekayasa lalu lintas ini menjadi bagian dari upaya penataan utilitas terpadu di Jakarta guna meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap proyek tersebut dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.