Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Mulai Siang Ini, Dishub DKI Siapkan 4 Rute Alternatif

📅 Senin, 01 Jun 2026, 15:10 WIB | Oleh:
Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Mulai Siang Ini, Dishub DKI Siapkan 4 Rute Alternatif Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penanganan cepat terhadap kerusakan jalan ambles di Jalan Lenteng Agung Raya, Jakarta Selatan. Untuk mendukung proses perbaikan saluran bawah tanah, ruas Jalan Lenteng Agung arah selatan atau menuju Depok ditutup sementara mulai Senin (1/6/2026) pukul 14.00 WIB hingga Selasa (2/6/2026) pukul 05.00 WIB.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penanganan cepat terhadap kerusakan jalan ambles di Jalan Lenteng Agung Raya, Jakarta Selatan. Untuk mendukung proses perbaikan saluran bawah tanah, ruas Jalan Lenteng Agung arah selatan atau menuju Depok ditutup sementara mulai Senin (1/6/2026) pukul 14.00 WIB hingga Selasa (2/6/2026) pukul 05.00 WIB.

Penutupan dilakukan guna memberikan ruang bagi pekerjaan perbaikan yang dikerjakan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta. Selama proses berlangsung, arus lalu lintas menuju Depok dialihkan melalui sejumlah jalur alternatif yang telah disiapkan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta meninjau langsung lokasi pekerjaan pada Senin (1/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan lalu lintas yang terjadi selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas penutupan sementara Jalan Lenteng Agung arah selatan atau menuju Depok mulai hari ini, Senin 1 Juni 2026 pukul 14.00 WIB hingga Selasa 2 Juni 2026 pukul 05.00 WIB. Penutupan dilakukan untuk mendukung perbaikan saluran bawah tanah oleh Dinas Sumber Daya Air,” ujarnya.

Selama penutupan, kendaraan dari arah Pasar Minggu menuju Depok dialihkan melalui Jalan Raya Lenteng Agung dan melakukan putar balik di perlintasan sebidang kereta api JPL 23 atau putaran Universitas Pancasila. Dari lokasi tersebut, kendaraan dapat melanjutkan perjalanan melalui Jalan Moch. Kahfi II, Jalan Tanah Baru, dan seterusnya.

Alternatif lainnya, pengguna jalan dapat memanfaatkan putaran tapal kuda di depan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta. Selanjutnya kendaraan diarahkan melalui Jalan Raya Lenteng Agung, Jalan TB Simatupang, Jalan Kebagusan Raya atau Jalan Raya Cilandak KKO, lalu menuju Jalan Moh. Kahfi I.

Sementara itu, pengguna jalan juga dapat memilih jalur melalui Jalan TB Simatupang, Jalan Raya Bogor, dan Jalan Akses Universitas Indonesia menuju kawasan Depok. Rute tersebut menjadi salah satu opsi untuk mengurangi kepadatan di sekitar lokasi pekerjaan.

Untuk kendaraan bertonase besar dari arah Tanjung Barat menuju Depok, Dishub mengarahkan pengendara melalui Jalan Tol Jagorawi atau Jalan Tol Desari. Selain itu, kendaraan besar juga dapat menggunakan jalur alternatif melalui Jalan TB Simatupang dan Jalan Raya Bogor.

Guna memastikan kelancaran arus lalu lintas, Dinas Perhubungan telah menempatkan petugas di sejumlah titik strategis. Petugas disiagakan di kawasan Tapal Kuda dan putaran Universitas Pancasila untuk membantu pengguna jalan menuju jalur alternatif yang tersedia.

“Kami menyiagakan petugas di sekitar lokasi untuk memandu warga menuju jalur alternatif. Kami juga mengimbau masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” tuturnya.

Sebagai bagian dari upaya sosialisasi, Dishub DKI Jakarta juga memasang tujuh spanduk informasi di sejumlah titik strategis. Lima spanduk ditempatkan di koridor menuju Depok, sementara dua lainnya dipasang di kawasan Lenteng Agung untuk memberikan informasi lebih awal kepada pengguna jalan.

Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait guna mempercepat penyelesaian pekerjaan dan meminimalkan dampak terhadap mobilitas masyarakat. Warga diimbau mengatur waktu perjalanan, memanfaatkan jalur alternatif yang tersedia, serta mengutamakan keselamatan saat melintas di sekitar lokasi perbaikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.