Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Digitalisasi Dapat Tingkatkan Efisiensi

📅 Rabu, 25 Sep 2024, 03:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Digitalisasi Dapat Tingkatkan Efisiensi Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Foto bersama peserta workshop pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital tahun 2024 tingkat Kabupaten Bekasi, di Hotel Sakura Park Cikarang, Selasa (24/9).

BEKASI - Pengelolaan pendapatan daerah secara digital dinilai dapat meningkatkan efisiensi. Hal ini terutama berkaitan dengan kewajiban pembayaran retribusi.

"Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar lokakarya membahas digitalisasi pengelolaan pendapatan daerah," tutur Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam, Selasa (24/9).

Menurutnya, pengelolaan pendapatan secara digital diharapkan mampu mempercepat serta memudahkan proses pemungutan, pembayaran dan pengelolaan retribusi. Hal ini akan berdampak pada peningkatan pemasukan daerah.

"Lokakarya merupakan upaya untuk memastikan bahwa tata cara pemungutan retribusi dilakukan secara lebih efisien secara digital agar mendongkrak pendapatan daerah," jelas Jaoharul. Dia menjelaskan, pemerintah daerah telah melakukan sejumlah inovasi untuk meningkatkan sumber pendapatan. Itu dilakukan baik dari sektor pajak, retribusi, maupun pendapatan lain.

Jaoharul menegaskan, langkah tersebut penting dilakukan untuk menghadapi tantangan pembiayaan masa mendatang yang diperkirakan bakal memerlukan anggaran yang lebih besar. Jaoharul menyebut, pelaksanaan lokakarya sejalan dengan hasil Rapat Koordinasi Nasional Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD). Rakor mewajibkan integrasi sistem pengelolaan keuangan daerah.

"Sistem di daerah, terutama dalam pendapatan, harus terintegrasi melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah atau SIPD yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri," ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga memiliki tugas untuk mendorong penetrasi dan perluasan digitalisasi. Daerah juga harus mengedukasi masyarakat agar terbiasa menggunakan sistem digital dalam pembayaran pajak dan retribusi.

Terkait keamanan sistem digital yang digunakan, Jaoharul menegaskan bahwa SIPD telah dilengkapi dengan pengamanan yang dijamin Kementerian Dalam Negeri. Pembayaran melalui kerja sama dengan bank diawasi dan dikelola tiap-tiap bank. Sedangkan Diskominfosantik Kabupaten Bekasi bertanggung jawab atas pengawasan sistem keamanan aplikasi yang dikelola pemerintah daerah. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.