Logo

Follow Koran Jakarta di Sosmed

  • Facebook
  • Twitter X
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Threads

© Copyright 2025 Koran Jakarta.
All rights reserved.

Rabu, 26 Feb 2025, 08:30 WIB

Dibayangi Capital Outflow, Intip Proyeksi IHSG

Foto: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ber­potensi melanjutkan koreksinya dalam perdagangan te­ngah pekan ini. Pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh adanya outflow atu aliran modal asing keluar dan perge­rakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyek­sikan IHSG dalam perdagangan, Rabu (26/2), masih rawan koreksi dengan support 6.576 dan resistance 6,611.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (25/2) sore, ditutup mele­mah 162,51 poin atau 2,41 persen ke posisi 6.587,09, mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.

“IHSG dan bursa saham regional Asia melemah setelah pemerintahan Amerika Serikat (AS) melanjutkan tarif pada Kanada dan Meksiko, dan mengintensifkan pembatasan pada investasi Tiongkok. Ini mendorong terjadi sentimen risk-off menyelimuti pasar keuangan,” sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.

Dampak dari kekhawatiran pasar atas penerapan tarif dagang yang akan diberlakukan oleh AS pada bulan depan, karena Presiden AS telah mengumumkan bahwa tarif un­tuk Kanada dan Meksiko akan mulai berlaku setelah masa penundaan satu bulan berakhir.

Pernyataan Trump memupus harapan bahwa kedua ne­gara dapat mencapai kesepakatan dengan pemerintahan­nya untuk menunda tarif lebih lanjut.

Dengan demikian, pasar mempertimbangkan risiko inflasi, yang tentunya akan mempengaruhi kebijakan mo­neter The Fed dan tidak tertutup kemungkinan akan men­dorong sikap agresif The Fed terkait dengan suku bunga acuannya.

Kemudian, sentimen lainnya yaitu Presiden Donald Trump memerintahkan pemerintahannya untuk memba­tasi investasi Tiongkok dalam teknologi dan sektor strategis lainnya di AS.

Trump juga memerintahkan audit perusahaan asing yang terdaftar di bursa saham AS, termasuk peninjauan struktur kepemilikan mereka.

Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

Tag Terkait:

Bagikan:

Portrait mode Better experience in portrait mode.