Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Daging Sapi Bakal Tembus Rp170 Ribu, Pemkot Cimahi Beri Peringatan Keras Soal HET

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 17:46 WIB | Oleh:
Daging Sapi Bakal Tembus Rp170 Ribu, Pemkot Cimahi Beri Peringatan Keras Soal HET Doc: ANTARA/Ilham Nugraha
Ket. Jajaran Pemerintah Kota Cimahi bersama Satgas pangan Polda Jawa Barat melakukan pengecekan harga di Pasar Atas Baru Kota Cimahi, Jawa Barat.

CIMAHI - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Jawa Barat, menjamin ketersediaan berbagai komoditas pangan dalam kondisi aman dan mencukupi hingga Idul Fitri 1447 Hijriah, meski tren harga sejumlah bahan pokok masih bertahan tinggi. 

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menegaskan bahwa pemantauan rutin di pasar tradisional terus dilakukan guna mencegah kelangkaan serta memastikan pedagang mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Untuk meredam dampak lonjakan harga daging sapi yang kini menyentuh Rp140.000 per kilogram, Pemkot Cimahi menyiagakan langkah intervensi melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) serta penyaluran beras bersubsidi lewat program Sibesti bagi masyarakat terdampak.

“Kami terus memantau harga pangan. Sejauh ini kondusif dan tidak ada gejolak harga. Untuk stok juga kami pastikan aman,” katanya.

Ia mengatakan juga telah mengingatkan para pedagang agar tidak menjual komoditas yang telah diatur pemerintah melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

“Khusus untuk barang yang diatur secara regulasi dan ada HET mohon ditaati, jangan sampai menjual komoditas di atas HET yang sudah ditetapkan,” katanya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Sementara itu, harga daging sapi berdasarkan pantauan di Pasar Atas Baru Kota Cimahi masih relatif tinggi di kisaran Rp140 ribu per kilogram.

Pedagang daging sapi Suryana (58) mengatakan harga tersebut belum bisa diturunkan karena sudah dipatok relatif tinggi dari tingkat pemasok.

“Saat ini harganya masih Rp140 ribu per kilogram. Dari bandarnya sudah tinggi, jadi pedagang tidak punya pilihan lain,” katanya.

Ia juga memperkirakan harga daging sapi berpotensi naik menjelang Lebaran seiring meningkatnya permintaan masyarakat, bahkan diperkirakan dapat mencapai sekitar Rp160 ribu hingga Rp170 ribu per kilogram.

Namun demikian, Suryana juga memastikan stok daging sapi masih mencukupi meskipun penjualan daging sapi mencapai sekitar 800 kilogram per hari, dan biasanya meningkat hingga sekitar 1,5 ton per hari menjelang Lebaran.

Sementara itu, harga daging ayam juga terpantau masih berada di kisaran Rp41 ribu per kilogram atau sedikit lebih tinggi dibanding sebelum Ramadhan yang berada di bawah Rp40 ribu per kilogram.

“Sekarang masih Rp41 ribu per kilogram, tapi tergantung ukuran ayamnya. Biasanya kalau mendekati Lebaran bisa naik lagi, tapi stok aman,” kata Neni (47), pedagang ayam.

Merespons hal tersebut, Pemkot Cimahi menyebut telah melakukan berbagai upaya melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM), program Sibesti atau Siapkan Beras untuk Masyarakat, serta penyelenggaraan bazar pangan secara berkala untuk membantu menyediakan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.