Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cetak SDM Berdaya Saing Global, Kemenperin Gandeng Industri dan Kampus Tiongkok

📅 Selasa, 15 Apr 2025, 21:38 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Cetak SDM Berdaya Saing Global, Kemenperin Gandeng Industri dan Kampus Tiongkok Doc: Kementerian Perindustrian
Ket. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

JAKARTA-Sumber daya manusia (SDM) yang kompeten merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan kinerja sektor industri agar bisa menjadi penggerak utama pada roda perekonomian nasional. Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen untuk terus berperan dalam menghasilkan SDM industri yang berdaya saing global, dengan menggandeng sejumlah negara mitra seperti Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

"Pemerintah Indonesia telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah RRT sejak 75 tahun lamanya, dan kini hubungan kedua negara semakin erat, termasuk kerja sama dalam mendorong pengembangan SDM industri yang kompeten dan berdaya saing,"kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Selasa (15/4).

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) sebagai unit kerja Kemenperin yang bertugas memacu pengembangan SDM industri melalui 22 unit pendidikan vokasi yang dimilikinya, telah berkolaborasi dengan banyak perusahaan industri dan institusi pendidikan dari RRT. 

Jumat (11/4) lalu, salah satu unit pendidikan tinggi Kemenperin, Politeknik ATK Yogyakarta melaksanakan seremoni pembukaan kelas Bahasa Mandarin pertama di bawah program Luban-Mozi College yang merupakan hasil kerja sama dengan Sailun Group dan Qingdao Technical College (QTC).

Kepala BPSDMI Masrokhan mengemukakan, program tersebut adalah langkah awal dari kerja sama yang baik oleh kedua institusi sekaligus membuktikan bahwa Indonesia dan Tiongkok memiliki perhatian yang sama dalam hal pengembangan SDM industri.

"Dengan dibukanya kelas bahasa Mandarin ini harapannya mahasiswa memiliki peluang yang semakin besar untuk dapat melakukan prakerin maupun bekerja di Tiongkok sebab penguasaan bahasa Mandarin menjadi poin penting untuk mewujudkan itu,"ungkapnya.

Wakil Presiden QTC Liu Hong menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung kerja sama tripartit ini. Ia juga menuturkan bahwa kerja sama ini telah dimulai sejak November 2024, ketika Presiden QTC Xing bersama dengan pemimpin Sailun Group mengunjungi Politeknik ATK Yogyakarta.

“Kami berharap dapat memperkuat kerja sama kami dengan Politeknik ATK Yogyakarta dan Sailun Group dalam bidang pelatihan talenta, inovasi penelitian ilmiah, pertukaran budaya, dan lain-lain melalui platform 'Luban-Mozi College',” ujar Liu Hong.

Sementara itu, Perwakilan dari Sailun Group, An Chao juga mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap pelaksanaan babak baru "Ban Mo College" Indonesia-Tiongkok. "Bahasa sangat penting dalam kerja sama ini dan kami harap kolaborasi dua arah ini akan membuka lebih banyak peluang kerja sama yang lebih mendalam di masa depan," tuturnya.

Direktur Politeknik ATK Yogyakarta Sonny Taufan turut menyampaikan rasa terima kasih kepada QTC dan Sailun Group atas kerja sama ini. "Semoga kerja sama ini akan memiliki dampak positif pada masa depan mahasiswa dan institusi," ucapnya.

Menurut Sonny, seremoni pembukaan kelas Mandarin menandai langkah penting dalam kerja sama antara Politeknik ATK Yogyakarta dengan Sailun Group dan QTC. Karena kegiatan ini dapat meningkatkan soft skill bahasa Mandarin dan memberikan kesempatan para mahasiswa Politeknik ATK Yogyakarta untuk melakukan prakerin selama 1 tahun dengan kuliah di QTC dan Sailun Group serta bekerja di Sailun Group. "Ketiga institusi ini berharap dapat terus memperkuat kerja sama dan menciptakan masa depan yang cerah bersama," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.