Cek Fakta: Israel Baru Saja Menunjuk Yariv Levin sebagai Perdana Menteri Sementara?
📅 Jumat, 20 Mar 2026, 00:01 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SWASHINGTON DC - Sebuah unggahan viral di Facebook mengklaim Israel menunjuk Wakil Perdana Menteri Yariv Levin sebagai perdana menteri sementara untuk menggantikan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu .
Dilansir oleh Newsweek, klaim tersebut bermula dari unggahan Facebook dari sebuah akun bernama Headlines360.
"Dalam pergeseran politik besar, Yariv Levin telah ditunjuk sebagai Perdana Menteri sementara Israel, mengambil alih peran kepemimpinan dari Benjamin Netanyahu. Transisi ini terjadi pada saat kritis bagi negara tersebut karena sedang menghadapi tantangan keamanan regional yang kompleks dan perdebatan legislatif internal yang dapat membentuk kembali masa depan negara," demikian bunyi unggahan tersebut.
Unggahan tersebut hanya muncul di halaman Facebook Headlines360. Unggahan itu memang menarik perhatian yang signifikan, karena telah dibagikan hampir 8.000 kali dan menerima lebih dari 11.000 komentar hingga Rabu siang. Namun, belum ada laporan atau pengumuman resmi bahwa Netanyahu telah mengundurkan diri sebagai perdana menteri, atau bahwa Levin telah ditunjuk sebagai penggantinya.
Unggahan tersebut muncul setelah postingan media sosial yang mengklaim siaran Israel yang menunjukkan Netanyahu dengan enam jari di satu tangan menjadi viral selama akhir pekan . Beberapa orang berpendapat bahwa hal itu menunjukkan rekaman tersebut dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI), karena jumlah jari yang tidak akurat telah menjadi tanda bahwa konten tersebut mungkin dihasilkan oleh AI. Namun, belum ada laporan resmi bahwa Netanyahu telah meninggal. Rumor tersebut tampaknya hanyalah spekulasi media sosial berdasarkan video tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, Newsweek telah melakukan pengecekan fakta terhadap klaim bahwa Netanyahu terlihat memiliki enam jari dalam video viral tersebut, yang tampaknya merupakan siaran berdurasi delapan menit, yang dipublikasikan secara daring oleh pemerintah Israel pada hari Jumat. Pengecekan fakta sebelumnya menyimpulkan bahwa klaim ini salah setelah peninjauan rekaman siaran oleh Newsweek , yang menunjukkan Netanyahu memiliki lima jari di tangan kirinya.
Netanyahu sebelumnya menepis rumor kematiannya sebagai "hal yang tidak masuk akal."
Sebelumnya, kantor Netanyahu mengatakan kepada Newsweek bahwa perdana menteri "baik-baik saja" dan rumor tentang kematiannya adalah "berita palsu."
Sebaiknya Anda baca juga:
Levin, 56 tahun, saat ini menjabat sebagai wakil perdana menteri Israel dan berbagai peran lainnya termasuk menteri kehakiman, dalam negeri, dan pelayanan keagamaan. Ia adalah anggota partai politik Likud pimpinan Netanyahu.
Newsweek menghubungi kantor Netanyahu untuk meminta komentar tambahan mengenai rumor tersebut pada Rabu sore.
Rumor tersebut muncul di tengah perang Israel yang sedang berlangsung dengan Iran. Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari setelah pembicaraan antara AS dan Iran untuk mengatasi program nuklir Iran gagal. Konflik berlanjut pada hari Rabu ketika Israel membunuh para pemimpin penting Iran termasuk Israel Esmaeil Khatib, menteri intelijen Iran, dan Ali Larijani, kepala Dewan Keamanan Nasional Iran.
Serangan terus berlanjut di seluruh Timur Tengah , dengan Israel melancarkan serangan ke arah Beirut; setidaknya 10 orang tewas dalam satu serangan yang tidak diumumkan. Sementara itu, Garda Revolusi Iran mengatakan mereka meluncurkan rudal ke Israel sebagai balasan, menewaskan dua orang di dekat Tel Aviv. Jumlah korban sipil terus meningkat, dengan lebih dari 1.300 kematian di Iran, 900 di Lebanon, 14 di Israel, dan 13 anggota militer AS.
Klaim bahwa Levin telah ditunjuk sebagai perdana menteri sementara adalah salah. Satu-satunya sumber rumor tersebut tampaknya adalah halaman Facebook, dan belum ada pernyataan resmi yang mengumumkan perubahan kepemimpinan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!