Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPJS Kesehatan Bekali Agen PESIAR untuk Optimalisasi Program JKN

📅 Senin, 28 Apr 2025, 22:38 WIB | Oleh:
BPJS Kesehatan Bekali Agen PESIAR untuk Optimalisasi Program JKN Doc: ANTARA/Aris Wasita
Ket. Kegiatan Bimbingan Teknis dan Penandatanganan PKS Program PESIAR Kota Surakarta di Solo, Jawa Tengah, Senin (28/4/2025).

Solo - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membekali agen Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi (PESIAR) untuk mengoptimalisasikan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta Debbie Nianta Musigiasari di sela Bimbingan Teknis dan Penandatanganan Perjanjian Kerja sama (PKS) Program PESIAR Kota Surakarta di Solo, Jawa Tengah, Senin (28/4) mengatakan kegiatan tersebut untuk mewujudkan cakupan semesta program JKN sampai ke pelosok desa.

Ia mengatakan langkah tersebut juga diambil untuk meningkatkan keaktifan peserta program JKN.

Program PESIAR merupakan bentuk kolaborasi BPJS Kesehatan dengan sejumlah kementerian terkait, termasuk Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Program tersebut merupakan kegiatan pemasaran sosial terencana dalam rangka rekrutmen peserta dan meningkatkan keaktifan peserta program JKN.

"Program New PESIAR tidak dapat dilakukan sendiri oleh BPJS Kesehatan, sehingga dibutuhkan dukungan aktif dari pemerintah daerah. Kami akan secara aktif berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk melaksanakan Instruksi Presiden dalam optimalisasi pelaksanaan Program JKN," katanya.

Ia mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memantapkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN.

"Harapannya program ini bisa memetakan masyarakat yang belum terlindungi JKN, menyisir masyarakat rentan seperti masyarakat miskin, korban PHK kriteria lain yang belum terdaftar program JKN, menyisir masyarakat pekerja sektor formal yang belum didaftarkan oleh pemberi kerja," katanya.

Selain itu, juga melakukan sosialisasi dan advokasi masyarakat desa terkait kepesertaan JKN, serta memastikan masyarakat desa non-JKN menjadi peserta JKN agar tercipta desa Universal Health Coverage (UHC).

Menurut dia, predikat UHC bukan sekadar bertujuan untuk mencapai masyarakat terdaftar dalam program JKN tetapi juga masyarakat harus terdaftar aktif sehingga dapat memanfaatkan akses pelayanan kesehatan secara menyeluruh.

"Diharapkan melalui Agen PESIAR ini dapat mendorong seluruh masyarakat di wilayah terdaftarnya sebagai peserta JKN yang aktif," katanya.

Sementara itu, New PESIAR juga diberikan aktivitas tambahan, yakni melakukan verifikasi dan validasi data potensi sinergi rekrutmen dan reaktivasi peserta program JKN melalui pemerintah daerah, yang nantinya akan diakumulasikan untuk diberikan apresiasi.

Ia berharap output dari aktivitas-aktivitas tambahan tersebut dapat mewujudkan UHC Desa yang berkualitas dengan kepesertaan aktif.

"Untuk meningkatkan semangat para Agen PESIAR dalam rangka optimalisasi Program JKN dan mempertahankan status UHC Prioritas di Kota Surakarta, maka kami juga melaksanakan Program BPJS Gerakan Rekrut Cepat (GERCEP) PESIAR yang diselenggarakan di tahun 2025. Dengan perhitungan akan diberikan apresiasi berupa penghargaan kepada Agen PESIAR yang memperoleh capaian terbaik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.