BMKG Prakirakan Curah Hujan di Bali Mulai Rendah pada Mei 2025
📅 Selasa, 15 Apr 2025, 15:07 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
DENPASAR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Denpasar memprakirakan curah hujan di Bali tercatat rendah pada Mei 2025 yakni 21-200 milimeter (mm) per bulan.
“Sifat hujan pada Mei 2025 diprakirakan umumnya normal,” kata Kepala Stasiun Geofisika Denpasar Rully Oktavia Hermawan di Denpasar, Bali, Selasa (15/4).
Ada pun prakiraan per wilayah, untuk curah hujan 21-50 mm berpeluang terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Jembrana, Buleleng, Badung dan Klungkung yakni di Melaya, Gerokgak, Seririt, Buleleng, Kubutambahan, Tejakula, Kuta Selatan dan Nusa Penida.
Prakiraan curah hujan 51-100 mm berpeluang terjadi di Melaya, Mendoyo, Pekutatan di Kabupaten Jembrana, kemudian Gerokgak, Banjar, Kubutambahan, Sukasada, dan Tejakula di Kabupaten Buleleng.
Kabupaten Tabanan di Selemadeg Barat, Selemadeg, dan Tabanan, kemudian di Kabupaten Badung di Petang, Mengwi dan Kuta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kota Denpasar di Denpasar Timur dan Barat, Kabupaten Gianyar di Payangan dan Sukawati, kemudian Kabupaten Bangli di Kintamani dan Bangli.
Selain itu, di Kabupaten Klungkung yakni di Banjarangkan, Dawan serta Kabupaten Karangasem di Abang, Rendang, Karangasem, Bebandem, dan Manggis.
Sedangkan curah hujan 101-150 mm diperkirakan di Negara, Busungbiu, Sukasada, Baturiti, Penebel, Kerambitan, Petang, Tampaksiring, Gianyar, Bangli, Susut, Klungkung, Rendang dan Sidemen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, curah hujan 151-200 mm berpeluang terjadi di Pupuan Tabanan dan Selat di Karangasem.
Stasiun Geofisika menjelaskan tingkat curah hujan dikatakan rendah apabila curah hujan bulanan di bawah 300 mm dan curah hujan harian di bawah 20 mm.
Sedangkan curah hujan sedang 300-500 mm dan tinggi mencapai di atas 500 mm.
BMKG menyebutkan curah hujan adalah ketinggian air hujan yang jatuh pada tempat datar dengan asumsi tidak menguap, tidak meresap dan tidak mengalir.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!