Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG: Gaya Hidup Ramah Lingkungan Bantu Mengatasi Kenaikan Suhu Bumi

📅 Senin, 16 Okt 2023, 16:49 WIB | Oleh:
BMKG: Gaya Hidup Ramah Lingkungan Bantu Mengatasi Kenaikan Suhu Bumi Doc: ANTARA/Muzdaffar Fauzan
Ket. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam acara Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang disiarkan secara daring di Jakarta, Senin (16/10).

JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa mengubah gaya hidup menjadi lebih berorientasikan ramah lingkungan dapat membantu mengatasi kenaikan suhu bumi akibat efek gas rumah kaca.

"Kita harus berani merubahlifestyle (gaya hidup), laju kenaikan suhu bumi yang seolah melompat ini karena adanya gas-gas rumah kaca," katanya di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan penyebab utama perubahan iklim karena penggunaan energi fosil yang berlebihan, sehingga dengan mengendalikan penggunaan energi tersebut dapat memitigasi kenaikan suhu yang diprediksi mencapai tiga kali lipat pada akhir abad ke-21.

Menurutnya, cara yang bisa dilakukan masyarakat dengan beralih menggunakan transportasi publik yang ramah lingkungan serta mulai mau menggunakan kendaraan listrik dan memanfaatkan energi surya dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, ia mengatakan, rutin melakukan penanaman juga menjadi solusi agar emisi karbon yang dihasilkan dari efek gas rumah kaca bisa terserap.

Dwikorita menyampaikan melalui stasiun pemantau atmosfer global di Bukit Kototabang, Sumatera Barat mencatat adanya kenaikan konsenstrasi karbon dioksida (CO2) di Indonesia dalam 18 tahun terakhir.

"Tahun 2004 sekitar 372 ppm, sedangkan data terbaru tahun 2022 menjadi 312 ppm, berarti kenaikannya selama 18 tahun terakhir mencapai 40 ppm lebih," katanya.

Menurut laporan yang dirilis lembaga nirlaba pemerhati perubahan iklim Climate Central, dalam rentang Juni-Agustus 2023 sebanyak 98 persen atau 7,95 miliar populasi manusia di 180 negara dan 22 wilayah, mengalami kenaikan suhu dua kali lebih tinggi akibat dari produksi polusi karbon yang terperangkap dan menjadi panas di atmosfer bumi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.