Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Batik Indonesia Didonasikan kepada National Gallery Sofia di Bulgaria

📅 Minggu, 11 Jun 2023, 08:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Batik Indonesia Didonasikan kepada National Gallery Sofia di Bulgaria Doc: ANTARA/KBRI Sofia
Ket. Dubes RI untuk Bulgaria Iwan Bogananta menyampaikan sambutan dalam penyerahan donasi batik Indonesia rancangan Iwan Tirta ke National Gallery Sofia, Bulgaria, Jumat (9/6/2023).

JAKARTA - Batik Indonesia rancangan Iwan Tirta didonasikan untuk menambah koleksi seni budaya Indonesia di National Gallery Sofia, Bulgaria.

Donasi batik sebagai wujud diplomasi budaya ini merupakan salah satu rangkaian acara pendukung dalam pagelaran konser besar KBRI Sofia bertajuk "Harmonature: Harmonizing the Nature of Nusantara" di Ancient Theater Plovdiv.

Batik Iwan Tirta yang dipamerkan di pojok spesial yang khusus didedikasikan oleh National Gallery Sofia untuk seni budaya Indonesia, diharapkan bisa menambah pengetahuan publik Bulgaria terhadap tradisi Indonesia dan terapannya dalam masyarakat modern saat ini.

"Pemahaman lintas budaya sangat penting dalam memperdalam persahabatan Indonesia dan Bulgaria. Pemahaman tersebut dimulai dari informasi yang tepat dan menarik," kata Duta Besar RI untuk Bulgaria Iwan Bogananta ketika menyampaikan sambutan dalam acara penyerahan donasi batik di Sofia, Jumat (9/6).

"Dalam hal ini, KBRI memfasilitasi donasi Batik Iwan Tirta kepada National Gallery di Sofia agar semakin banyak publik di Bulgaria yang paham mengenai warisan tak benda dari Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO," ujar Iwan, seperti disampaikan dalam keterangan tertulis KBRI Sofia.

Iwan Tirta adalah salah satu maestro batik kebanggaan Indonesia yang turut berperan dalam memperkenalkan batik Indonesia ke dunia.

Pada kesempatan ini, Iwan Tirta Private Collection mendonasikan batik dengan motif Bangun Tulak Puspawarni Prada setelah proses diskusi antara kurator wastra Nusantara Sri Sintasari (Neneng) Iskandar, KBRI Sofia, dan kurator senior National Gallery di Sofia.

Kain Bangun Tulak Puspawarni ini dibuat pada 2015 yang awalnya diperuntukkan sebagai alas meja saat jamuan makan malam formal, dengan mengimbuhkan proses prada khusus untuk National Gallery di Sofia.

Tinta emas dalam proses prada dibubuhkan dengan menggunakan canting, menjadikan batik bersejarah ini tampil lebih mewah.

Bangun Tulak (bentuk wajik di tengah) merepresentasikan semesta alam dengan empat arahnya yaitu utara, selatan, timur, dan barat-sebagai simbol sebuah harapan agar segala yang buruk di dunia ini dapat digantikan oleh berkah dan lindungan.

Sementara motif bunga Puspawarni menampilkan ragam bunga yang didominasi oleh bunga anggrek, yang dipercaya sebagai lambang kejayaan dan diketahui pertama kali muncul di jaman Majapahit.

Resepsi donasi batik turut dihadiri oleh Direktur National Gallery Laraslova Boubnova, perwakilan dari Direktorat Kerja Sama Internasional Kementerian Pendidikan Bulgaria, serta para pemerhati seni lainnya.

Indonesia dan Bulgaria memiliki Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Kebudayaan pada 2016.

Saat ini KBRI sedang dalam diskusi dengan kementerian luar negeri serta kementerian kebudayaan Indonesia dan Bulgaria mengenai potensi untuk memperbaharui MoU tersebut yang disesuaikan dengan potensi kerja sama saat ini.

Langkah konkret dalam kerja sama tersebut adalah pertukaran pelaku seni budaya kedua negara yang secara berkelanjutan dapat menciptakan kelompok Indonesianis di Bulgaria sebagai salah satu aktor diplomasi budaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.